Pengerjaan Proyek Bandara Syamsudin Noor

Tanah Warga Terpakai untuk Pelebaran Jalan, Pihak Bandara Janjikan ini, Namun Kenyataannya

Hamnah, warga Dusun Lokadat RT 11 Kelurahan Guntung Payung, mengungkapkan sedikitnya lima meter tanahnya terpakai untuk pelebaran jalan.

Tanah Warga Terpakai untuk Pelebaran Jalan, Pihak Bandara Janjikan ini, Namun Kenyataannya
BPost Cetak
BPost edisi cetak Senin (19/11/2018) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Hamnah, warga Dusun Lokadat RT 11 Kelurahan Guntung Payung, mengungkapkan sedikitnya lima meter tanahnya terpakai untuk pelebaran jalan.

"Sebetulnya di sini dulunya adalah jalan setapak. Karena ada pengerjaan proyek bandara, jalan setapak itu dilebarkan. Pelebaran jalan itu memakai tanah kavling saya dan tanah warga lainnya,” ujarnya.

Hamnah mengatakan pihak Bandara Syamsudin Noor telah mengantongi izin dari mereka.

“Pihak bandara bersedia dan berjanji mengganti segala dampak yang ditimbulkan atas lalu-lalang kendaraan alat berat selama proyek berjalan,” ujarnya.

Janji lainnya, lanjut Hamnah, pihak bandara pernah menyebutkan akan membuatkan sumur bor yang peruntukkannya bagi warga sekitar lingkungan akses lalu-lalang kendaraan proyek.

Baca: Penumpang Wanita Nekat Kejar Pesawat hingga ke Landasan Pacu Bandara Ngurah Rai

Baca: Penjelasan Pakar Mikro Ekspresi Saat Luna Maya Ditanyai Seputar Hubungan Reino Barack dan Syahrini

Baca: Pesan Syahrini Setelah Diberitakan Dekat dengan Reino Barack, Unggah Foto Lewat Instagram

Baca: Fakta Baru Kisah Baiq Nuril yang Jadi Korban Pelecehan Terungkap, Rieke : Belum Bisa Dieksekusi

"Namun kenyataannya, hingga kini sumur tersebut belum selesai dibuatkan," ujarnya.

Hamnah berharap selama proyek berjalan para sopir alat berat juga menghargai warga sekitar, yakni memperlambat laju kendaraannya baik masuk maupun keluar lokasi proyek.

"Sebetulnya papan larangan jangan memacu kendaran kencang-kencang pun sudah ada, tapi ada saja sopir yang masih nakal. Ini bukan jalan umum, tapi permukiman warga," ujarnya.

Warga lainnya, Sadinem, mengatakan pascapelebaran jalan proyek pengembangan Bandara Syamsudin Noor halaman rumahnya kerap tergenang air cukup lama.

“Saat hujan turun lebat halaman rumah saya tergenang air semata kaki cukup lama. Padahal sebelum pelebaran jalan dilaksanakan genangan air tidak pernah berlangsung lama. Kalau bisa dibuatkan parit,” ujarnya.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved