Fenoma Atlet Banua Pindah Cabor

Kisah Sejumlah Atlet Banua yang Pindah Cabang Olahraga, Dari Pegang Bola Hingga Aquatic

Fenomena perpindahan atlet di Banua menarik dicermati. Ternyata untuk sebuah prestasi, para atlet ini rela pindah haluan.

Kisah Sejumlah Atlet Banua yang Pindah Cabang Olahraga, Dari Pegang Bola Hingga Aquatic
istimewa/ dokumen pribadi Dina Nurhaliza
Dina Nurhaliza sewaktu menjadi atlet futsal, dia berposisi sebagai kiper tim. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Fenomena perpindahan atlet di Banua menarik dicermati. Ternyata untuk sebuah prestasi, para atlet ini rela pindah haluan.

Atlet cantik Dina Nurhaliza, saat ini menekuni cabang olahraga (cabor) ski air. Dia memutuskan berpindah ke cabor aquatik tersebut sejak Februari 2018 lalu.

Dulunya atlet yang disapa Dina ini menggeluti cabor futsal dan beroperasi sebagai kiper.

Dia pun mengungkapkan alasannya, mengapa hijrah ke Ski Air. Kepada Banjarmasinpost.co.id, dara kelahiran Banjarmasin ini ingin mencoba berprestasi di cabor lain selain futsal.

"Menurut saya peluang medali lebih besar di cabor ski air, karena atletnya juga belum banyak di Kalsel khususnya Banjarmasin," ujar dia kepada Banjarmasinpost.co.id.

Baca: Jadwal siaran langsung Liga Champion Live RCTI Rabu (28/10), Juventus, Liverpool, Real Madrid, PSG

Baca: Tangisan Supardi & Hariono di Depan Umuh Muchtar Sikapi Pengaturan Skor Persib vs PSMS Liga 1 2018

Baca: Hasil Akhir Belanda vs Jerman UEFA Nations League 2018, Skor 2-2, Jerman Gagal Lolos Semifinal

Selain itu, dikatakan Dina, dia juga tengah berjuang untuk dapat menembus tim PON untuk cabor Ski Air, yang mana persaingan di futsal cukup sulit.

"Ski air kan perorangan walau ada juga nomor beregunya, berbeda dengan futsal yang mutlak tim. Jadi ya ingin cari suasan baru juga," pungkasnya.

Dulu Loncat Indah, Sekarang Gulat

Atlet gulat Kalsel, Inayatul Rahmi (paling kanan) berfoto bersama setelah latihan di Komplek GOR Hasanuddin HM, Banjarmasin.
Atlet gulat Kalsel, Inayatul Rahmi (paling kanan) berfoto bersama setelah latihan di Komplek GOR Hasanuddin HM, Banjarmasin. (istimewa/ dokumen Inayatul Rahmi)

Sempat menekuni cabang olahraga loncat indah, Inayatul Rahmi memutuskan berpindah haluan menjadi atlet gulat.

Ina sapaan akrabnya, telah menggeluti loncat indah sejak 2009 lalu, tepatnya saat ia duduk di kelas 3 Sekolah Dasar (SD).

Halaman
12
Penulis: Mariana
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved