Berita Olahraga

PBSI Kalsel Helat Kejurprov Bulutangkis Perorangan, Diselenggarakan di Tabalong

Ketua Harian Pengprov PBSI Kalsel, Edi Sukarno mengungkapkan, Kejurprov nomor perorangan itu bakal dilaksanakan di Tanjung, Tabalong.

PBSI Kalsel Helat Kejurprov Bulutangkis Perorangan, Diselenggarakan di Tabalong
mariana
Suasana Kejurprov Bulutangkis Beregu Campuran Kalsel 2018, Agustus lalu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Agenda Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kalimantan Selatan (Kalsel) selanjutnya, menyelenggarakan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Bulutangkis Perorangan 2018, pada 27 Nopember hingga 1 Desember 2018.

Ketua Harian Pengprov PBSI Kalsel, Edi Sukarno mengungkapkan, Kejurprov nomor perorangan itu bakal dilaksanakan di Tanjung, Tabalong.

"Awalnya Kejurprov perorangan ini direncanakan dilaksanakan di Banjarmasin, berhubung Tabalong berkenan menjadi tuan rumah, jadi tempat pelaksanaan Kejurprov perorangan dipindah ke Tanjung. Apalagi fasilitas lapangan dan dan sarana lainnya juga mendukung setelah sukses sebagai tuan rumah penyelenggara Porprov 2017," papar Ketua Bidang Komisi Hukum KONI Kalsel ini.

Baca: Klasemen Akhir Grup B 8 Besar Liga 2 2018, PSS Sleman & Persita Tangerang Lolos ke Semifinal!

Edy menambahkan, ajang tersebut merupakan rangkaian agenda PBSI Kalsel yang menggelar dua kali Kejurprov, sebelumnya Kejurprov Bulutangkis Beregu Campuran telah dilasanakan Agustus lalu di Banjarmasin.

Nomor-nomor yang dipertandingkan, dijelaskan Ketua Bidang Organisasi PB PBSI, sebanyak lima nomor, yakni tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran.

Baca: Resmi! Pemerintah Gunakan Sistem Ranking pada Tes SKD CPNS 2018, Lihat Penjelasannya

Ditegaskan Edy, seluruh daerah telah diminta untuk mengirimkan atlet pada Kejurprov kali ini. Semakin banyak mengirim, semakin banyak potensi melahirkan bibit-bibit berbakat. Kegiatan ini sendiri menurutnya adalah rangkaian pembinaan agar bulutangkis banua lebih berkembang dan maju lagi, serta regenerasi dapat berkelanjutan.

"Masing-masing daerah maupun klub dapat menjadikan ajang ini sebagai tolak ukur pembinaan yang dijalani selama ini. Mereka bisa mengetahui kelemahan dan kekuatan lawan untuk melakukan pembenahan agar tahun berikutnya bisa menjadi yang terbaik," pungkas Edy. (Banjarmasinpost.co.id/Mariana)

Penulis: Mariana
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved