Berita Tanahlaut

Riyadi Optimistis Target Nasional Pengelolaan Sampah Tercapai di Tanahlaut

Kebijakan dan strategi pengelolaan persampahan Pemerintah Kabupaten Tanahlaut melibatkan warga masyarakat dan warga sekolah

Riyadi Optimistis Target Nasional Pengelolaan Sampah Tercapai di Tanahlaut
mukhtar wahid
Petugas kebersihan Pemerintah Kabupaten Tanahlaut memungut sampah rumah tangga di Jalan KH Mansyur, Kelurahan Angsau, Kabupaten Tanahlaut, belum lama ini . 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Kebijakan dan strategi pengelolaan persampahan Pemerintah Kabupaten Tanahlaut melibatkan warga masyarakat dan warga sekolah membangun bank sampah.

Itu terungkap dalam sosialiasi Jakstrasda Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan Jakstrasnas Pemerintah Pusat di Aula Barakat Kantor Bupati Tanahlaut, Jalan A Syairani, Kelurahan Angsau, Kabupaten Tanahlaut, Rabu (21/11/2018).

Asbiani, Pejabat Fungsional Pengendalian Dampak Lingkungan Ahli Madya pada Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Selatan selaku nara sumber dalam sosialiasi tersebut mengatakan dokumen Jakstrada pengelolaan persampahan itu wajib dilaksanakan karena merupakan keputusan Presiden Indonesia, Joko Widodo hingga 2025 Indonesia Bebas Sampah.

Baca: Ucapan Fiki Alman Soal Vicky Prasetyo Gerebek Rumah Angel Lelga, Serahkan ke Kuasa Hukum

Menurut Asbiani dari dokumen Jakstrada Tanahlaut inilah akan terlihat kebijakan dan strategi apa yang direncanakan, ditargetkan dan yang sudah dicapai Pemerintah Kabupaten Tanahlaut dalam pengelolaan persampahan.

Acuannya, sesuai Jakstranas dan Jakstrada Provinsi Kalimantan Selatan yang dibuat oleh Gubernur Kalimantan Selatan harus sama dengan Jakstrada Kabupaten Tanahlaut.

"Persyaratan penilaian Adipura, daerah wajib memiliki dokumen Jakstrada pengelolaan persampahan. Makanya tahun ini pengumuman pemenang Adipura tertunda. Biasanya Juli atau Agustus diumumkan," katanya.

Baca: Hasil Filipina vs Thailand Piala AFF 2018, Skor Babak Pertama 0-0, Indonesia Terancam

Riyadi, Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Kabupaten Tanahlaut, mengatakan Dokumen Jakstrada pengelolaan persampahan di Kabupaten Tanahlaut sudah ada.

Kebijakan itu dalam bentuk peraturan bupati Tanahlaut, sejak 1 Oktober 2018 lalu dan strategisnya melibatkan semua pemangku kepentingan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanahlaut serta melibatkan dunia usaha dan masyarakat dalam bentuk kampanye membangun bank sampah di lingkungan tempat tinggalnya dan lingkungan sekolah.

"Dari target Jakstranas pengurangan sampah Tanahlaut mencapai 16 persen dari target nasional 30 persen dan pengelolaan sampah di Tanahlaut mencapai 45 persen dari target nasional 70 persen. Saya optimis target nasional akan tercapai sebelum tahun 2025," katanya.

Sosialiasi Jaktrasda Provinsi Kalimantan Selatan dan Jakstrasda Kabupaten Tanahlaut itu diikuti perwakilan instansi, lembaga pendidikan dan masyarakat pada 44 titik pantai penilaian Adipura di Kabupaten Tanahlaut.
(banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved