Bayi Kembar Siam

Dokter Kaget Melihat Bayi yang Dilahirkan Dempet, Keluarga Menolak Dirujuk ke Rumah Sakit Lain

Dokter yang menangani proses persalinan, dr Endang Ruslianty, mengatakan kondisi seperti ini sangat langka.

Dokter Kaget Melihat Bayi yang Dilahirkan Dempet, Keluarga Menolak Dirujuk ke Rumah Sakit Lain
BPost Cetak
BPost edisi cetak Jumat (23/11/2018) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Dokter yang menangani proses persalinan, dr Endang Ruslianty, mengatakan kondisi seperti ini sangat langka.

“Saya pun sempat terkejut. Saat pemeriksaan sebelum persalinan hanya tampak kembar dan tidak terlihat jelas bahwa berdempet,” ujarnya.

Pihaknya, kata Endang, menyarankan agar dirujuk ke RSUD Ulin Banjarmasin untuk melakukan tindakan lanjutan.

“Kami masih belum ketahui kondisi organ dalam bayi. Yang kami ketahui hanya saja kondisi fisik, yaitu memiliki dua kepala, tiga tangan, sepasang kaki, dua alat kelamin laki laki yang satu tidak sempurna serta tidak memiliki anus,” ungkapnya.

Baca: Saat sang Istri Hamil, Madi Tahu Anaknya Kembar, Tapi Tak Menyangka Lahir dalam Kondisi Seperti ini

Baca: Cek 7 Syarat Peserta Tak Lolos Passing Grade Bisa Ikuti SKB CPNS 2018 dengan Sistem Ranking Dari BKN

Baca: BKN Contohkan 5 Kasus Pelajari Sistem Ranking CPNS 2018 di Permenpan No 61 Tahun 2018 Bisa Lolos SKB

Baca: Setelah Akad Nikah, Baim Wong dan Paula Verhoeven Nongkrong Bareng Mantan Baim

“Pihak keluarga telah membuat surat pernyataan menolak rujukan ke RSUD Pembalah Batung dan RSUD Ulin Banjarmasin. Mereka berencana akan membawa pulang bayi dan ibu setelah pulih dari operasi caesar,” tambahnya.

Endang menambahkan bagi ibu hamil sangat penting memeriksakan kondisi kehamilan pada trisemester pertama dan menjaga kehamilan agar sehat dengan pola hidup yang sehat.

“Secara pasti tidak bisa diketahui penyebab terjadinya kembar siam. Bisa karena genetik, konsumsi obat-obatan dan makanan sembarangan. Ibu hamil hanya boleh meminum obat-obatan dari dokter, termasuk jamu dalam kemasan yang mengklaim herbal, ibu hamil juga tidak diperkenankan untuk dipijat bagian perut,” ujarnya.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved