Berita Kabupaten Banjar

Hanya Bekerja Serabutan, Syamsuri Hanya Pasrah Melihat Kondisi Bibir Bayinya yang Sumbing

Namun ketetapanNya tak seindah mimpi warga RT 06 Desa Pematangmelayu, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar.

Hanya Bekerja Serabutan, Syamsuri Hanya Pasrah Melihat Kondisi Bibir Bayinya yang Sumbing
BPost Cetak
BPost edisi cetak Jumat (23/11/2018) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - TAK ada orangtua yang menginginkan sang anak terlahir abnormal.

Begitu halnya dengan Syamsuri.

Namun ketetapanNya tak seindah mimpi warga RT 06 Desa Pematangmelayu, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar.

Anak ketiganya terlahir dengan kondisi fisik yang tak normal.

Mawardah, begitu Syamsuri dan sang istri (Saliah) menyematkan nama untuk anak bungsunya itu.

Bocah berusia delapan bulan itu mengalami bibir sumbing.

“Ya beginilah kondisi putri saya ini. Sebagai orangtua, saya sangat sedih melihat keadaannya,” ucap Syamsuri ketika ditemui di kediaman sederhananya, Kamis (22/11) siang.

Di gendongan sang ayah, balita malang itu tampak begitu tenang.

Baca: BKN Contohkan 5 Kasus Pelajari Sistem Ranking CPNS 2018 di Permenpan No 61 Tahun 2018 Bisa Lolos SKB

Baca: Cek 7 Syarat Peserta Tak Lolos Passing Grade Bisa Ikuti SKB CPNS 2018 dengan Sistem Ranking Dari BKN

Baca: Perjuangan Baim Wong Dapatkan Paula Verhoeven, Sering Curhat pada Wulan Guritno

Baca: Setelah Akad Nikah, Baim Wong dan Paula Verhoeven Nongkrong Bareng Mantan Baim

Namun kadang gelisah dan menangis.

Kecuali bibir, semua bagian tubuh Mawardah normal.

Halaman
123
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved