Bayi Berkepala Dua di HSU

NEWS VIDEO : Hasil Pemeriksaan Dokter, Bayi kembar Siam di Amuntai Miliki 1 Jantung dan 2 Paru Paru

Hasil Pemeriksaan Dokter, Bayi kembar Siam Yang Lahir Di Amuntai Memiliki Satu Jantung Dan Dua Paru Paru

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI – Bupati HSU Abdul Wahid langsung meminta pihak Rumah Sakit Mulia Amuntai untuk merujuk ke RSUD Pembalah Batung anak yang lahir kembar siam dengan kondisi memiliki satu tubuh, dua kepala, tiga tangan dan sepasang kaki serta tidak memiliki anus, Jumat (23/11/2018).

Anak dari pasangan Madi dan Ismi warga Desa Haur Gading Kecamatan Haur Gading ini dibawa menggunakan ambulan yang disediakan oleh RSUD Pembalah Batung. Pemindahan ini dilihat oleh Bupati HSU Abdul Wahid, Direktur RSUD Pembalah Batung serta beberapa tenaga kesehatan di Rumah Sakit Mulia Amuntai.

Rencananya sang ibu Ismi yang masih dalam proses pemulihan setelah operasi caesar juga akan dipindahkan ke RSUD Pembalah Batung. Madi ayak dari anak tersebut juga menyetujui untuk pemindahan. Pemerintah Daerah juga akan menanggung biaya pengobatan lanjutan yang akan dijalani oleh anak berjenis kelamin laki laki tersebut.

Madi yang merupakan asli warga Desa Haur Gading memang lebih sering berada di Wirang Kecamatan Haruai Kabupaten Tabalong di rumah keluarga istri. Sehingga kehamilan Ismi juga tidak tercatat di bidan Desa Haur Gading.

Baca: Fakta Baru Bayi Berkepala Dua di HSU - Bayi Kembar Siam Miliki Satu Jantung dan 2 Paru - Paru

Baca: Fakta-fakta Mayat Perempuan di Mobil yang Berlumur Darah di Leher, Parkir Hingga Periksa 3 Saksi

Setelah dipindahkan di RSUD Pembalah Batung diharapkan mendapatkan pelayanan yang lebih steril dan bisa dilakukan pemeriksaan lanjutan, seperti bagaimana kondisi organ dalam anak dan melihat sejauh mana kemungkinan penyembuhan agar anak tersebut bisa bertahan.

“Kami takut biaya yang besar karenanya memilih untuk tidak merujuk ke rumah sakit lain,” ujar Madi. 

Setelah dirujuk ke RSUD Pembalah Batung, bayi yang lahir kembar siam di RS Mulia Amuntai mendapatkan penanganan lanjutan. Diketahui bayi dengan jenis kelamin laki laki ini lahir dengan satu badan dua kepala, tiga tangan, sepasang kaki dan tidak memiliki anus.

Baca: Jelang Martapura FC vs Borneo FC Piala Indonesia 2018, Pelatih Panggil Skuat Liga 2 2018

Baca: Jadwal Arema FC vs Barito Putera Liga 1 2018, Barito Jaga Asa ke Papan Atas Klasemen

Setelah dirujuk ke RSUD Pembalah Batung bayi tersebut diperiksa di ruang radiologi, Direktur RSUD Pembalah Batung dr Badrus mengatakan bayi memiliki satu jantung, satu saluran pencernaan dan dua paru paru.

Sementara ini selama 24 jam setelah kelahiran kondisi bayi memang masih baik, namun perut bayi mulai kembung karena tidak ada saluran anus. "Belum ada keluar cairan maupun feses karena tidak memiliki anus, dan harus dibuat saluran pencernaan buatan," ujarnya.

Baca: Permintaan Jusuf Kalla ke Prabowo Subianto Soal Adanya Ancaman ke Elite Pendukung di Pilpres 2019

Baca: Penjelasan Polri Soal Janji PKS Bebaskan Pajak Kendaraan Bermotor Jika Jadi Pemenang Pilpres 2019

Saat ini pihak rumah sakit membentuk tim terdiri dari dua dokrer spesialis bedah, dua dokter anastesi, dokter anak dan dokter kandungan untuk melakukan pemeriksaan lanjutan.

Bayi memang perlu segera dirujuk ke RSUD Ulin Banjarmasin untuk dirawat di ruang NICU. "Saat ini RSUD Ulin Banjarmasin masih belum menerima pasien karena ruang NICU penuh namun kami akan terus melakukan komunikasi," ungkapnya.dr Badrus menambahkan rencananya biaya pengobatan akan ditanggung oleh Pemerintah Daerah melalui Jampersal.

(banjarmasinpost.co.id /Reni Kurniawati)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved