Bumi Murakata

Bikin Peternakan Madu di Sekitar Kantor, Camat Barabai Manfaatkan Lahan Pekarangan

Memanfaatkan lahan pekarangan belakang dan samping kantor, camat dan PKK Kecamatan membudidayakan madu kalulut.

Bikin Peternakan Madu di Sekitar Kantor, Camat Barabai Manfaatkan Lahan Pekarangan
Camat Barabai
Camat Barabai Mursyidi menunjukan budidaya madu kalulut kepada Ketua TP PKK Kalsel Hj Raudatul Jannah saat berkunjung ke Barabai beberapa waktu lalu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Membuat peternakan madu kalulut (lebah triguna) tak mesti harus punya lahan yang luas. Cukup memanfaatkan pekarangan di belakang kantor pun bisa.

Itu pula yang dilakukan Camat Barabai, Hulu Sungai Tengah bersama TP PKK kecamatan. Memanfaatkan lahan pekarangan belakang dan samping kantor, camat dan PKK Kecamatan membudidayakan madu kalulut.

Ada 20 kotak madu disebar di sekeliling kantor tersebut, sejak enam bulan lalu.

“Sekarang, sudah ada lima kotak yang menghasilkan produksi madu. Hasilnya lumayan, dari lima kotak, menghasilkan 2,5 liter,”kata Camat Barabai, Mursyidi, kepada banjarmasinpost.co.id, Minggu (25/11/2018). Madu tersebut, jelas dia kemudian dinikmati bersama untuk konsumsi.

Kebun stroberi di pekarangan kantor Camat Barabai.
Kebun stroberi di pekarangan kantor Camat Barabai. (Camat Barabai)

“Sebenarnya bisa menjadi peluang yang menghasilkan, Tapi kami membudidayakannya sebatas untuk konsumsi bersama pegawai dan PKK kecamatan. Juga sebagai percontohan, agar kantor kecamatan lainnya, termasuk pekarangan di kantor-kantor desa, jika memungkinkan untuk dimanfaatkan, lebih baik dimanfaatkan. Setidaknya menghasilkan sesuatu yang bermanfaat,” kata Mursyidi.

Disebutkan, selain memiliki khasiat untuk kesehatan, madu kalulut juga bernilai ekonomis tinggi, dimana harga satu liternya mencapai Rp 300.000.

“Minimal untuk konsumsi kita bersama dulu,”katanya. Beternak madu kalulut, jelas dia tidaklah sulit, karena tidak ada biaya perawatan. Cukup di sekitarnya ada tanaman yang menghasilkan bunga-bunga.

Khusus di kantor Kecamatan Barabai, juga banyak ditanam bunga berbagai jenis, serta tanaman yang menghasilkan buah. Seperti rambutan, manga, pepaya, jeruk, jambu dan belimbing, buah naga dan stroberi dalam polibag.

Taman di Kantor Camat Barabai.
Taman di Kantor Camat Barabai. (Camat Barabai)

Pihaknya juga mengelola tamaman berkhasiat obat untuk keluarga seperti jahe, kunyit, kencur, laos dan lain-lain.

“Sedangkan tamananjenis sayur, seperti jagung, kacang panjang, brokoli, daun kucai yang sebagian sudah pernah dipanen,”jelas Mursyidi, yang juga pernah menjadi camat Labuanamas Selatan dan Batangalai Utara tersebut.

Di sekitar kantor camat, juga banyak pepohonan milik warga sekitar, yang bisa dimanfaatkan lebah dengan jarak sekitar dua kilometer dari sarang.

Tanaman buah dan sayur, jelas Mursyidi juga berfungsi sebagai penghijauan. Sedangkan jenis bunga, menciptakan keindahan dan kenyamanan di lingkungan kantor.

“Harapan kami, apa yang kami lakukan bisa di contoh para kades, di kantor masing-masing. Sebab banyak manfaat dari menanam pohon buah dan sayuran serta bunga. Selain itu, bisa mendapatkan buah dan sayur organik, juga mendukung usaha peternakan madu,” pungkasnya. (AOL /hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved