Pilpres 2019

Ketika Ribuan TKA Indonesia di Hong Kong Sudah Nyatakan Arah Dukungan di Pilpres 2019

Ketika Ribuan TKA Indonesia di Hong Kong Sudah Nyatakan Arah Dukungan di Pilpres 2019

Ketika Ribuan TKA Indonesia di Hong Kong Sudah Nyatakan Arah Dukungan di Pilpres 2019
Kompas.com
Khofifah Indar Parawansa memberikan suara kada Pilkada Jawa Timur 2018. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Ribuan tenaga kerja Indonesia di Hong Kong deklarasi mendukung pasangan Capres-Cawapres Joko Widodo-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019. Deklarasi itu diinisiasi oleh Calon Gubernur Jawa Timur terpilih Khofifah Indar Parawansa, Minggu (25/11/2018).

"Deklarasi ini akan menjadi verifikasi bagi yang masih menanyakan ke mana arah dukungan Khofifah sehingga mereka bisa menyampaikan kepada keluarganya bahwa Khofifah bersama Jokowi. Saya dan JKSN akan terus berjuang menggalang dukungan untuk Jokowi/Kiai Ma'ruf," kata Khofifah dalam pesan tertulisnya seperti dikutip Antara.

Menurut Ketua Umum PP Muslimat NU tersebut, deklarasi di taman yang menjadi tempat berkumpulnya para TKI saat libur akhir pekan tersebut sudah ditunggu-tunggu oleh warga negara Indonesia di Hong Kong dan Makau. 

Dalam deklarasi yang digelar bersama Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) di lapangan Victoria Park itu, Khofifah ingin menjawab keraguan para pendukungnya selama ini.

Baca: Penjelasan Ayu Ting Ting Soal Jalinan Hubungan Asmaranya dengan Fransen Susanto

Baca: Curhat Gusti Randa Soal Lengserkan Edy Rahmayadi dari PSSI Usai Hasil Piala AFF 2018

Baca: Thailand vs Malaysia di Semifinal! Hasil Akhir Timnas Singapura vs Thailand Piala AFF 2018, Skor 0-3

Baca: Pensiunan TNI Ceburkan Diri ke Sumur Sedalam 10 Meter di Banjarbaru, Seharian Dalam Sumur

"Bahkan, mereka yang ngotot minta JKSN segera deklarasi di Hong Kong adalah para WNI. Mereka juga minta agar ada forum-forum khusus," ujar perempuan pertama yang bakal menjabat Gubernur Jatim mulai 2019 itu.

Ketua JKSN M Roziqi mengaku terkesan dengan semangat dan antusiasme WNI yang bekerja di Hong Kong dan Makau dalam mendukung Pasangan Calon Nomor Urut 01.

"Meskipun hujan, mereka tetap antusias. Kami melihat ada keikhlasan dan ketulusan untuk mendukung, membantu, dan memenangkan Pak Jokowi," ujarnya.

Menurut dia, dukungan para buruh migran tersebut berdasarkan penilaian objektif. Mereka merasakan kemudahan dalam bekerja di Hong Kong dengan adanya kebijakan pemerintahan Jokowi/Jusuf Kalla yang menghapus Kartu Tenaga Kerja Luar Negeri (KTLN) dan pajak bandara.

Baca: Edy Out Menggema! Hasil Akhir Timnas Indonesia vs Filipina di Piala AFF 2018 - Skor Akhir 0-0

Baca: Ini Skenario Juara Liga 1 2018 - Persib Tersingkir, PSM, Persija dan Bhayangkara FC Bersaing!

Baca: Ini Skenario Juara Liga 1 2018 - Persib Tersingkir, PSM, Persija dan Bhayangkara FC Bersaing!

Dengan membentuk JKSN di Hong Kong dan Makau, Roziqi yakin pada Pemilu Presiden 2019, pasangan Jokowi/Ma'ruf bisa meraih suara hingga 80 persen dari kalangan buruh migran asal Indonesia yang bekerja di dua wilayah administrasi khusus (SAR) di bawah pemerintahan Cina itu.

"Kami menargetkan kemenangan 80 persen karena pada Pilpres 2014, Pak Jokowi menang 74 persen di Hong Kong-Makau," ujarnya.

Ia menilai Hong Kong dan Makau sangat strategis dalam mendulang suara untuk pasangan Jokowi/Ma'ruf. Di kedua SAR itu terdapat sekitar 300.000 WNI yang mayoritas bekerja sebagai pembantu rumah tangga.

"Mereka ini mayoritas anggota Muslimat NU yang kebetulan ketua umumnya (Khofifah) juga menjabat Ketua Dewan Pengarah JKSN sekaligus Calon Gubernur Jatim terpilih," kata Roziqi.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Khofifah Deklarasikan Dukungan Jokowi-Ma'ruf di Hong Kong"

Editor: Rendy Nicko
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved