Pilpres 2019

Prabowo Subianto Dituntut Minta Maaf Jelang Pilpres 2019, Ratusan Ojek Online Demo

Prabowo Subianto Dituntut Minta Maaf Karena Dinilai Rendahkan Profesi Ojek Online Jelang Pilpres 2019

Prabowo Subianto Dituntut Minta Maaf Jelang Pilpres 2019, Ratusan Ojek Online Demo
(KOMPAS.com/Muhlis Al Alawi)
Ratusan ojek online menggelar demonstrasi di depan Kantor Wali Kota Madiun menuntut calon presiden Prabowo Subianto meminta maaf lantaran menghina profesi mereka sebagai ojek online, Selasa ( 27/11/2018) pagi. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Capres di Pilpres 2019 Prabowo Subianto dituntut meminta maaf oleh ratusan ojek online yang0 menggelar demonstrasi di depan Kantor Wali Kota Madiun, Jawa Timur, Selasa (27/11/2018)

Tuntutan itu lantaran Prabowo Subianto dinilai menghina profesi mereka sebagai ojek online jelang Pilpres 2019.

Para pengemudi ojek online itu membentangkan spanduk yang memprotes pernyataan Prabowo yang diucapkannya jelang Pilpres 2019 karena ia dianggap meremehkan pekerjaan tukang ojek online.

Mereka membentangkan spanduk bertuliskan "Ojol itu pekerjaan barokah, Bapak Prabowo wajib minta maaf kepada kami ojek online Madiun, Gojek Madiun antipolitik kotor dan Pak Prabowo stop remehkan ojek online'.

Baca: Joko Widodo dan Sandiaga Uno Sidak Pasar Dinilai Makin Buat Pilpres 2019 Lebih Rasional

Baca: Biaya Haji 2019 (ONH 2019) Diusulkan Naik, Ini Besaran Kenaikan dan Alasan Menteri Agama

Baca: Duel Berdarah di Pasar Kandangan Diungkap Polres HSS, 4 Luka Bacokan Tewaskan Hamsani, Ini Motifnya

Baca: Prabowo Subianto Curhat ke Perdana Menteri Singapura Soal Alasannya Maju Pilpres 2019

Baca: Jadwal Siaran Langsung Liga Champion di RCTI Malam Ini Rabu (28/11), Real Madrid, Juventus, MU Main

"Pasangan nomer urut dua di Pilpres 2019 telah menghina kami sebagai ojek online. Kami minta wali kota sampaikan aspirasi kami merasa terhina," ujar Nanang Dwi Wahono selaku koodinator lapangan aksi tersebut.

Bagi Nanang, pekerjaan ojek online merupakan pekerjaan yang bermartabat. Apalagi, bekerja sebagai tukang ojek merupakaan pekerjaan halal dan tidak merugikan orang lain.

"Kami tidak korupsi dan nyolong. Kami merasa direndahkan martabat kami oleh Prabowo. Kami merasa terhina. Pekerjaan kami halal dan tidak merugikan orang lain," ujar Nanang.

Terhadap aksi ini, Nanang menyatakan, ojek online Madiun menuntut Prabowo menarik pernyataan yang merendahkan profesi tukang ojek online.

"Kami meminta Prabowo menarik statemen dan minta maaf agar kami tidak merasa terhina dan bisa bekerja baik dan tenang," ujar Nanang.

Baca: Panggilan Dul Jaelani untuk Irwan Mussry Usai Resmi Nikahi Maia Estianty, Al Ghazali dan El Rumi?

Baca: Kuasa Hukum Angel Lelga Ungkap Kondisi Kliennya Usai Digerebek Vicky Prasetyo, Trauma?

Sebelum berunjuk rasa di depan Kantor Wali Kota Madiun, ratusan pengemudi ojek berkumpul di Alun-Alun Kota Madiun.

Halaman
12
Editor: Rendy Nicko
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved