Berita Kotabaru

PDAM Kotabaru Sebut Embung Tirawan Kritis, Namun Distibusi Air Bersih Masih Lancar

Karyawan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kotabaru sedikit bernafas lega. Setelah sempat beberapa bulan, memutar otak agar tetap bisa distribusi

PDAM Kotabaru Sebut Embung Tirawan Kritis, Namun Distibusi Air Bersih Masih Lancar
banjarmasin post group/ helriansyah
Kondisi embung tirawan 

BANJARMASINPOST.CO.ID KOTABARU - Karyawan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kotabaru sedikit bernafas lega. Setelah sempat beberapa bulan, memutar otak agar tetap bisa mendistribusikan air bersih di tengah krisis melanda.

Perasaan sedikit lega, karena setelah hujan intensitas ringan hingga sedang terjadi dalam beberapa hari hampir merata mengguyur wilayah Kotabaru mengisi salah satu titik penampungan stok air baku.

Sempat tidak bisa difungsikan, beberapa setelah diguyur hujan sekarang kondiai embung Gunung Ulin terisi air baku 450 sentimeter dari batas normal 600 sentimeter.

Kendati pendistribusian belum normal, lantaran jumlah pelanggan tidak seimbang dengan sistem pengolahan di instalasi pengolahan air (IPS) Gunung Rely.

Baca: Jadwal Siaran Langsung Liga Champion di RCTI Malam Ini Kamis (29/11), Liverpool, PSG, Madrid Main

Baca: Usai Berfoto dan Makan Bareng Maia Estianty dan Irwan Mussry di Malaysia, Bella Hadid ke Negara ini

Baca: Jadwal & Live Streaming Kalteng Putra vs PSS Sleman Leg 2 Semifinal Liga 2 2018 Sore ini

Baca: Hasil Akhir Juventus vs Valencia Liga Champion 2018, Skor 1-0, Umpan Ronaldo Berbuah Gol

Baca: Hasil Manchester United vs Young Boys Liga Champion 2018, Skor Akhir 1-0, Gol Dramatis Fellaini

Baca: Hasil Akhir Manchester City vs Olympique Lyon Liga Champions 2018, Skor 2-2, Laga Dramatis City

Baca: Hasil Akhir AS Roma vs Real Madrid Liga Champions 2018, Skor 0-2, Gareth Bale Cetak Gol

Direktur PDAM Kotabaru Noor Ipansyah, tidak menepis kondisi embung Gunung Ulin telah terisi air baku 450 sentimeter. Hanya distribusi belum bisa maksimal.

Menurut Ipansyah, telah terisi air baku di embung Gunung Ulin. Kini layanan pelanggan di wilayah perkotaan mulai normal, kecuali tekanan (kederasan) yang masih harus digilir.

"Embung Gunung Ulin mulai terisi. Embung Tirawan yang masih kritis. Karena di hulu sungai Tirawan masih kering," kata Ipansyah kepada banjarmasinpost.co.id.

(banjarmasinpost.co.id/helriansyah)

Penulis: Herliansyah
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved