Mata Najwa

Bukti Pengaturan Skor Liga Indonesia Mengemuka, Persija Jakarta dan PSM Makassar Wajib Waspada

Bukti nyata pengaturan skor di sepakbola Indonesia baik Liga 1 2018 maupun Liga 2018 mengemuka ke khalayak. Persija Jakarta dan PSM Makassar Waspada

Bukti Pengaturan Skor Liga Indonesia Mengemuka, Persija Jakarta dan PSM Makassar Wajib Waspada
Grafis TribunKaltim.co/Syaiful Syafar
PSM Makassar vs Persija Jakarta 

"Ketika saya tiba di Yogyakarta, ada yang menelepon dan meminta Madura FC agar mengalah dari PSS. Nanti PSS juga akan mengalah kalau bermain di Sumenep, tapi kami tegaskan tidak mau," kata Januar.

Baca: Penjelasan BKN Terkait Soal SKB CPNS 2018 Dipengaruhi Lulusan Pendidikan, Cek Link Hasil SKB & SKD

Baca: Jelang Reuni PA 212, Panitia Undang Presiden Jokowi, Jusuf Kalla dan Capres-Cawapres di Pilpres 2019

Baca: Hasil Lengkap & Klasemen Liga Champion 2018 Matchday 5, 4 Tim Masuk 16 Besar, Liverpool?

Baca: 3 Cucu Pendiri NU Ini Nyatakan Dukungan ke Prabowo-Sandiaga Uno di Pilpres 2019

"Dia sampai mengeluarkan angka dan menjamin bahwa PSS akan mengalah. Mengeluarkan angka Rp 100 juta untuk saya," ucap Januar menambahkan.

Lebih lanjut Januar mengatakan bahwa Hidayat meminta jangan mengatakan ke presiden Madura FC terkait pengaturan skor tersebut.

Hidayat pun menaikkan jumlah uang menjadi Rp 110 juta kepada Januar.

"Dia naikan menjadi Rp 110 juta tapi kami tolak. Setelah itu dia mungkin kesal, dia mengancam saya. Dia bilang, saya beli pemain kamu, saya jawab silahkan."

"Artinya dia bisa membeli pemain Madura FC. Bagi saya itu entah gertak sambal, tapi sudah melebihi kepatutan sebagai Exco PSSI," kata Januar.

Vigit Waluyo dan Gusti Randa.
Vigit Waluyo dan Gusti Randa. (KOLASE SURYA dan TRIBUNNEWS)

Januar sangat menyayangkan adanya pengaturan skor yang dilakukan oleh Exco PSSI seperti Hidayat.

Dengan adanya kabar seperti itu, menurut Januar akan membuat kasihan para anggota Exco PSSI lainnya.

"Exco itu inner circle kekuasaan di PSSI, masa bermental seperti makelar. Kasihan jabatan Exco kalau dia melakukan hal seperti itu."

"Masih aktif, demi persepakbolaan Indonesia saya harus menyebut nama. Namanya bapak Hidayat," kata Januar.

Halaman
1234
Editor: Rendy Nicko
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved