Reuni Akbar PA 212

Jelang Reuni PA 212, Panitia Undang Presiden Jokowi, Jusuf Kalla dan Capres-Cawapres di Pilpres 2019

Jelang Reuni PA 212, Panitia Undang Presiden Jokowi, Jusuf Kalla dan Capres-Cawapres di Pilpres 2019

Jelang Reuni PA 212, Panitia Undang Presiden Jokowi, Jusuf Kalla dan Capres-Cawapres di Pilpres 2019
TribunWow.com
Jokowi dan Prabowo 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla diundang Ketua Persaudaraan Alumni ( PA) 212, Slamet Ma'arif untuk hadir dalam acara Reuni Akbar ( PA) 212 di Monas pada Minggu (2/12/2018).

"Insya Allah besok (hari ini) kesekretariatan akan hadir, besok datang ke Setneg untuk mengantarkan undangan buat presiden dan wakil presiden," ujar Ma'arif di Gedung DDII, Senen, Jakarta Pusat, Rabu (28/11/2018).

Panitia Reuni Akbar PA 212, dikatakan Ma'arif, juga mengundang pimpinan DPR dan MPR untuk hadir dalam acara tersebut. "Kami sudah serahkan langsung ke sekretriat," ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga mengundang pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Nomor urut 02 di Pilpres 2019, Prabowo-Sandiaga Uno untuk hadir di Reuni Akbar 212.

Baca: Ceramah Habib Bahar Bin Smith Viral, Berujung Pelaporan ke Polisi Jelang Pilpres 2019, Hina Jokowi?

Baca: Fakta-fakta Pernikahan Mewah #CrazyRichSurabaya, Undang Raisa dan MLTR Serta Mobil Mewah

Baca: Hasil Lengkap & Klasemen Liga Champion 2018 Matchday 5, 4 Tim Masuk 16 Besar, Liverpool?

Baca: Pernyataan Presiden Jokowi Soal Aksi Penembakan yang Dipicu Beda Pilihan di Pilpres 2019

"Nah kalau lisan karena Prabowo dan Sandi bukan presiden, jadi mudah ditemui dan kami sampaikan langsung kepada Pak Prabowo dan Mas Sandiaga untuk hadir tanggal 2 besok, dan Insya Allah kalau tidak ada hal-hal yang di luar dugaan Insya Allah beliau hadir," jelasnya.

Selain itu, Slamet menyebut bahwa panitia juga mengundang seluruh elemen masyarakat mulai pengamen hingga pengusaha diperbolehkan untuk hadir.

Massa Aksi Damai 212 memadati Kawasan Monas, Jakarta, Jumat (2/12/2016). Aksi menuntut ditangkapnya Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama atas dugaan penistaan agama kali ini diisi dengan kegiatan zikir dan doa bersama.
Massa Aksi Damai 212 memadati Kawasan Monas, Jakarta, Jumat (2/12/2016). Aksi menuntut ditangkapnya Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama atas dugaan penistaan agama kali ini diisi dengan kegiatan zikir dan doa bersama. (warta kota)

"Tapi intinya undangan kita untuk umum. Undangan terbuka sudah kita sebar satu minggu yang lalu," katanya.

Sementara itu, Ketua Steering Comitte Reuni Akbar Mujahid 212, Ustaz Al Khaththat mengatakan jumlah massa yang akan hadir berjumlah sekitar 4 juta orang.

Baca: Terungkap! Edy Rahmayadi Sudah Minta Mundur Jadi Ketua Umum PSSI

Baca: Nama Anggota Exco PSSI Ini Juga Disebut Terlibat Pengaturan Skor Liga 2 2018, Sama Vigit Waluyo?

Baca: 3 Cucu Pendiri NU Ini Nyatakan Dukungan ke Prabowo-Sandiaga Uno di Pilpres 2019

Baca: Respons Kubu Jokowi-Maruf Saat Tomy Winata dan Pengusaha Lain Disebut Merapat di Pilpres 2019

Jumlah massa tersebut, dikatakan Al Khaththat, terdiri dari sejumlah komunitas dan ormas islam yang tersebar di Indonesia.

"Masyarakat tidak perlu takut datang ke Monas meskipun mendapatkan ancaman-ancaman," katanya.
Tags 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Panitia Ngaku Undang Jokowi dan Prabowo Hadiri Reuni Akbar 212 di Monas

Editor: Rendy Nicko
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved