Kriminalitas Kabupaten Banjar

Pelaku Prostitusi Online Dipulangkan Karena Ada yang Jamin, Si Pria Kabur saat Digerebek

Pelaku prostitusi online akhirnya dipulangkan karena ada yang menjamin, Pemilik nama di aplikasi Beetalk Renita Bee itu dikenakan Perda

Pelaku Prostitusi Online Dipulangkan Karena Ada yang Jamin, Si Pria Kabur saat Digerebek
hasby
Penyidik Satpol PP, Wahyudi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Pelaku prostitusi online akhirnya dipulangkan karena ada yang menjamin. Pemilik nama di aplikasi Beetalk RE itu dikenakan telah melanggar Perda Nomor 10 tahun 2007 tentang asusila.

Kasie Penyidikan Satpol PP Kabupaten Banjar, Wahyudi mengatakan, keduanya dipulangkan pukul 22.30 wita, Rabu (28/11). Penjamin adalah kakak angkat tersangka.

Sedangkan rekan RE, EP disangkakan melanggar Perda Nomor 3 tahun 2016 tentang penyelenggaraan administrasi dan dokumen kependudukan, karena tidak memiliki KTP. Saat pihaknya melakukan penggerbekan, Eka sedang memasak sayuran.

Baca: Via Vallen Dilempar Hp oleh Penonton Saat Manggung, Begini Respon Sang Diva

“Kalau yang atas nama RE di Beetalk saat kami gerbek sedang dalam keadaan dalam kamar kos nomor dua, dalam keadaan hanya mengenakan handuk. Teman prianya berhasil melarikan diri,” katanya,

Baca: Terungkap! Edy Rahmayadi Sudah Minta Mundur Jadi Ketua Umum PSSI

Dia menjelaskan, saat penggerebekan Rabu (28/11) kemarin beberapa anggotanya sempat mengejar teman pria tersangka, namun tidak diketemukan. Berdasarkan pengakuan RE, teman prianya itu merupakan teman akrab.

Barang bukti yang diamankan yakni hadphone Oppo, BH, bukti pembicaraan lewat aplikasi Beetalk. Ditegaskan Wahyudi, pihaknya melakukan pemberkasan dan begitu selesai akan menyerahkan prosesnya ke Pengadilan Negeri Martapura untuk menyidangkan keduanya.

Baca: Selain Nama Vigit Waluyo, Mata Najwa Bocorkan Transkrip Percakapan Dugaan Pengaturan Skor Liga 2?

“Kami yakin ini bukan pertama kali melakukannya, menawarkan jasa esek-esek melalui aplikasi beetalk. Kami terus menghimbau untuk jangan melakukan prostitusi di wilayah Kabupaten Banjar,” tambahnya.

Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Banjar melakukan penggerbekan di kos-kosan Jalan Indrasari Martapura. Penggerbekan atas dasar investigasi Satpol PP terhadap praktik prostitusi online di Martapura.

Penggerebekan pada Rabu (28/11) pukul 13.00 wita. Setelah mengamankan RE dan EP, keduanya dibawa ke Kantor Satpol PP Kabupaten Banjar. (Banjarmasinpost.co.id/Hasby)

Penulis:
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved