Berita Banjar

Pelaku Prostitusi Online di Martapura Akhirnya Disidang di Pengadilan, Segini Vonis Hakim

idang tindak pidana ringan (tipiring) berlangsung di PN Martapura dengan terdakwa prostitusi online, Jumat (30/11/2018).

Pelaku Prostitusi Online di Martapura Akhirnya Disidang di Pengadilan, Segini Vonis Hakim
banjarmasin post group/ hasby suhaily
Sidang prostitusi online di PN Martapura, Jumat (30/11/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Sidang tindak pidana ringan (tipiring) berlangsung di PN Martapura dengan terdakwa prostitusi online, Jumat (30/11). Hakim, Rona Irnazweh membacakan putusan, yakni denda Rp 200 ribu.

Kabid Penegakan Produk Hukum Daerah Satpol PP Kabupaten Banjar, Bahrudin mengatakan, dari Satpol PP yakni dua orang penyidik PNS sebagai pengganti JPU sesuai ketentuan.

“Putusan hakim tidak bisa diganggu gugat dan kami penyidik sudah maksimal sampai upaya hukum,” kata Bahrudin.

Dirinya pun menghimbau agar terdakwa tidak mengulangi perbuatannya lagi. Terlebih di Kabupaten Banjar dikenal sebagai Kota Serambi Mekkah, tentulah harus menjaga jauh dari maksiat.

Baca: Pengumuman Hasil Tes SKD CPNS 2018 Diumumkan via sscn.bkn.go.id, Pemkab HST Sebar di Grup WA

Baca: 4 Fakta Sosok Habib Bahar Bin Smith yang Ceramahnya Diduga Hina Jokowi Jelang Pilpres 2019

Baca: Sanksi KPI Pusat Pada Pagi Pagi Pasti Happy, Buntut Dari Vicky Prasetyo Gerebek Rumah Angel Lelga

Baca: Jelang Martapura FC vs Borneo FC Piala Indonesia 2018, Striker Ini Asah Penyelesaian Akhir

“Kami berusaha mencegah perbuatan seperti itu (prostitusi),” tambahnya.

RE diciduk Satpol PP pada Kamis (28/11) pukul 13.00 wita di sebuah kos-kosan Jalan Indrasari Martapura.

Pelaku prostitusi online akhirnya dipulangkan karena ada yang menjamin pada hari itu juga pukul 22.30 wita, penjaminnya mengaku sebagai kakak angkatnya.

Pemilik akun di aplikasi Beetalk itu dikenakan telah melanggar Perda Nomor 10 tahun 2007 tentang asusila.

Sedangkan rekannya RE, EP disangkakan melanggar Perda Nomor 3 tahun 2016 tentang penyelenggaraan administrasi dan dokumen kependudukan, karena tidak memiliki KTP.

Saat pihaknya melakukan penggerebekan, EP sedang memasak sayuran.

Baca: Tamu Crazy Rich Surabaya Difasilitasi Penerbangan Surabaya-Bali 2 Hari, Karangan Bunga Penuhi Hotel

Baca: Penjelasan Polisi Soal Ceramah Habib Bahar bin Smith yang Hina Joko Widodo Jelang Pilpres 2019

Baca: Review Hotel Mulia Bali, Tempat Resepsi Pernikahan Crazy Rich Surabaya Jusup Maruta & Clarissa

Halaman
12
Penulis: Hasby
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved