Kriminalitas Banjarbaru

Jual Tuak dan Obat Berbahaya, Penjual dan Penyuplai di Sungaitiung Dikurung Sebulan

Peredaran minuman keras jenis tuak rupanya mulai bermunculan di kawasan Sungai Tiung. Terbukti dari sejumlah tangkapan yang telah dilakukan Polsek Ban

Jual Tuak dan Obat Berbahaya, Penjual dan Penyuplai di Sungaitiung Dikurung Sebulan
nia kurniawan
Unit Sabhara dan Unit Reskrim Polsek Banjarbaru Timur dipimpin oleh Aiptu Oktrianto Bayu, didampingi Bhabinkamtibmas Kelurahan Sungai Tiung Brigadir Kurnia Rudy kembali mengamankan penjual minuman keras jenis Tuak. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Peredaran minuman keras jenis tuak rupanya mulai bermunculan di kawasan Sungai Tiung. Terbukti dari sejumlah tangkapan yang telah dilakukan Polsek Banjarbaru Timur.

Unit Sabhara dan Unit Reskrim Polsek Banjarbaru Timur dipimpin oleh Aiptu Oktrianto Bayu, didampingi Bhabinkamtibmas Kelurahan Sungai Tiung Brigadir Kurnia Rudy kembali mengamankan penjual minuman keras jenis Tuak.

Pelaku atas nama Isur (32) menjual minuman keras jenis tuak, di Jalan Perjuangan Rt.11 Rw.03 Kelurahan Sungai Tiung Kecamatan Cempaka Kota Banjarbaru.

Sebelumya pelaku ternyata pernah diamankan pada Rabu (14/11/2018) dan disidang tipiring atas kasus yang sama pada hari Kamis (15/11/2018).

Baca: Mayat di Pasar Kenjot, Anak Korban Angkat Jenazah Ayahnya yang Mengapung Tanpa Baju

Baca: Live Streaming Persela vs Persib via Live Streaming Indosiar Liga 1 2018 Pekan 33

Baca: Jangan Takut Kalo Lapar dan Haus, di TWA Pulau Bakut Dilengkapi Warung Kuliner Khas Lokal

Penyuplai atau pengadaan minuman keras jenis tuak tersebut dilakukan oleh M.S (45) Jalan Permata Komplek Amaco Rt.28 Rw.01 Loktabat Utara.

"Barang bukti yang berhasil disita petugas berupa lima bungkus minuman keras jenis tuak di dalam plastik warna putih yang masing-masing plastik berisikan 1 liter, Uang hasil penjualan tuak sebesar Rp. 100.000,- (seratus ribu rupiah), satu termos es berwarna orange, satu keping isi 12 butir obat seledryl dan seledryl sembilan butir yang telah terbuka, 85 butir dalam klip Obat Neometor,” ucap Kapolres Banjarbaru AKBP Kelana Jaya melalui Kapolsek Banjarbaru Timur AKP Debi Triyani Murdiyambroto, Sabtu (1/12).

Dari hasil sidang, Penjual dan Penyuplai minuman keras jenis tuak menjalani kurungan badan di Lembaga Permasyarakatan Banjarbaru selama 30 hari.

(banjarmasinpost.co.id/niakurniawan)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved