Bumi Antaluddin

Pawai Budaya Untuk Lestarikan Kebudayaan di Bumi Antaluddin

Pawai Budaya digelar dalam rangkaian kegiatan peringatan hari jadi ke 68 Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS).

Pawai Budaya Untuk Lestarikan Kebudayaan di Bumi Antaluddin
Foto Protokol dan Kehumasan
Pawai Budaya digelar dalam rangkaian kegiatan peringatan hari jadi ke 68 Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Pawai Budaya digelar dalam rangkaian kegiatan peringatan hari jadi ke 68 Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS).

Kegiatan pawai budaya menampilkan nuansa kearifan lokal di Kabupaten HSS, beragam adat istiadat, gambaran mata pencarian masyarakat HSS hingga nuansa religius di bumi antaluddin.

Pawai budaya ini dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) Minggu, (2/4) sore, setelah acara puncak hari jadi ke 68 Kabupaten HSS.

Peserta pawai budaya diikuti dari kalangan pelajar dan sanggar seni dari sekolah-sekolah perwakilan dari semua kecamatan yang ada di Kabupaten HSS baik sekolah negeri maupun sekolah swasta.

Pawai budaya dilepas oleh Bupati HSS H Achmad Fikry didampingi Wakil Bupati HSS Syamsuri Asryad dan sejumlah pejabat di Kabupaten HSS.

Pawai budaya dilepas oleh Bupati HSS H Achmad Fikry didampingi

Wakil Bupati HSS Syamsuri Asryad dan sejumlah pejabat di Kabupaten HSS.

(Foto Protokol dan Kehumasan)

Mereka menampilkan beragam jenis kebudaya tradisional zaman dahulu.

Seperti nuansa kearifan lokal di Kabupaten HSS, beragam adat istiadat, gambaran mata pencarian masyarakat HSS hingga nuansa religius di bumi antaluddin.

Pawai budaya dilepas oleh Bupati HSS H Achmad Fikry didampingi Wakil Bupati HSS Syamsuri Asryad dan sejumlah pejabat di Kabupaten HSS.

Kegiatan pawai budaya yang diikuti ratusan peserta itu berkeliling di seputaran jalan Kota Kandangan.

Mereka juga sempat menampilkan aksi di hadapan Bupati dan Wakil Bupati HSS.

Mereka menampilkan beragam jenis kebudaya tradisional zaman dahulu

Mereka menampilkan beragam jenis kebudaya tradisional zaman dahulu

(Foto Protokol dan Kehumasan)


Bupati HSS H Achmad Fikry sangat mengapresiasi kegiatan pawai budaya dengan peserta dari kalangan pelajar.

"Kegiatan ini untuk melestarikan kebudayaan kita, karena pada zaman sekarang banyak sekali tantangan-tantangan yang membuat budaya terlupakan," kata Fikry.

Pihaknya berharap dengan kegiatan itu, budaya yang pernah ada dapat kita lestarikan dan melalui momentum pawai budaya permainan tradisional dapat dikembangkan lagi.

Kedepannya, kegiatan pawai budaya seperti itu akan lebih ditingkatkan lagi dan dengan peserta yang lebih banyak lagi.

Kepala Dinas Pendidikan HSS Nordiansyah mengatakan pawai budaya dilaksanakan untuk mengingatkan generasi muda supaya tidak melupakan budaya daerah di zaman globalisai yang semakin pesat ini.

“Generasi muda diharapkan terus menghidupkan dan menamamkan semangat untuk terus berkarya menumbuhkan kebudayaan di bumi antaluddin," katanya.

Untuk kontingen pawai budaya ada 25 kontingen dari seluruh Kecamatan di Kabupaten HSS dengan jumlah peserta 800 orang.

Kegiatan pawai budaya mengambil start di depan kawasan MTQ Kandangan. (AOL/*)

Penulis: Aprianto
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved