Berita Tanahlaut

FKPT Kalsel Diminta Cara Atasi Siswa Tak Hormat Bendera Merah Putih

Dialog Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Kalimantan Selatan dengan aparat dan masyarakat mengungkap adanya indikasi benih

FKPT Kalsel Diminta Cara Atasi Siswa Tak Hormat Bendera Merah Putih
banjarmasinpost.co.id/mukhtar wahid
Dialog Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Kalimantan Selatan dengan aparat dan masyarakat di Aula Hotel di kawasan Jalan KH Mansyur, Kelurahan Angsau, Kecamatan Pelaihari, Selasa (4/12/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Dialog Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Kalimantan Selatan dengan aparat dan masyarakat mengungkap adanya indikasi benih radikalisme di Kabupaten Tanahlaut.

Bertempat di Aula Hotel di kawasan Jalan KH Mansyur, Kelurahan Angsau, Kecamatan Pelaihari, Selasa (4/12/2018), ditemukan siswa yang tak mau menghormat saat bendera merah putih berkibar.

Satu peserta dialog yang mendapatkan lesempatan bertanya, meminta masukan dari narasumber cara mengatasi siswa sekolah dasar yang tidak mau mengangkat tangan, memberi penghormatan saat upacara bendera merah putih di sekolahnya.

Menyikapi perilaku siswa demikian, Narasumber Kabid Ekonomi Sosbud FKPT Norholis Majid, meminta dilakukan pemetaan sekolah dasar yang siswanya tak menghormati saat upacara bendera merah putih.

Baca: Kondisi Terkini Sulis, Penyanyi Religi Teman Duet Haddad Alwi, sang Suami Minta Doa Kesembuhan

Baca: Sosok Kekasih Desy Ratnasari Pengganti Irwan Mussry, Desy Blak-blakan Sebut Cirinya, Orang Indonesia

Baca: Bocoran Materi Tes SKB Kemendikbud! Cek Link Pengumuman Hasil Tes SKD CPNS 2018 di Sini

Menurut Norholis Majid, jika sudah dipetakan potensi radikalisme itu langkah berikutnya melakukan koordinasi dengan aparat penegak hukum.

"Biasanya aparat penegak hukum menjadi pembina ucapara di sekolah tersebut sekaligus memberikan wawasan. Itu pernah terjadi di Kota Banjarmasin. Jika hanya satu siswa cukup dialkukan pendekatan persuasif di sekolah tersebut," katanya.

Sekretaris FKPT Provinsi Kalimantan Selatan, Mariatul Asiah mengatakan kegiatan FKPT dalam mencegah berkembangnya paham radikalisme dan terorisme di Provinsi Kalimantan Selatan.

"Pencegahan ini diperlukan sinergi dengan kelompok masyarakat dan aparat. Saat ini banyak masyarakat yang tidak menyadari penyebaran paham radikalisme di lingkungan tempat tunggalnya. Inilah yang kami sosialisasikan agar bersama mencegahnya," katanya kepada reporter Banjarmasinpost.co.id.

Saat ini sudah dilaksanakan dialog FKPT di Kota Banjarmasin, Kabupaten Banjar dan Kota Banjarbaru serta di Kabupaten Tanahlaut yang bertujuan untuk mengumpulkan sebanyak-banyak informasi.

Ini sekaligus melakukan riset dari bahan kajian FKPT yang bakal direkomendasikan kepada pemangku kepentingan di Provinsi Kalimantan Selatan.

Materi dalam kegiatan itu, diantaranya perwakilan Kabinda Kalsel Kolonel Inf Aryo Prawiseso, Sekertaris FKPT Mariatul Asiah, Kabid Agama FKPT Ridhani Fizhi, Kabid Ekonomi Sosbud FKPT Norholis Majid dan moderator Siti Khadizah. (Banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved