Kriminalitas Banjarmasin

NEWS VIDEO : Cekcok Rumah Tangga Berujung Luka Bakar

Iis Limbung Putri (26) pasien penderita luka bakar asal Desa Telaga Langsat, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanahlaut, kondisinya mulai dapat berbicara

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Iis Limbung Putri (26) pasien penderita luka bakar asal Desa Telaga Langsat, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanahlaut, kondisinya mulai dapat berbicara.

Guru honorer SMPN 4 Takisung itu sudah memberikan keterangan kronologi dirinya mengalami luka bakar saar ditanyai penyidik dari Polsek Takisung, Senin (3/12/2018).

Ditemani ibu kandungnya, Mardiah, mengaku anaknya semata wayang itu dirawat sejak Kamis pagi hingga kini selalu mendampingi.

Mardiah mengaku sedih karena putrinya itu selalu meminta dirinya membaca zikir saat panas badan anaknya meninggi.

Baca: SESAAT LAGI! Live Streaming PSS Sleman vs Semen Padang di Final Liga 2 2018, Tidak Live TV

Petugas medis yang merawat Iis selama di ruang Intan, menyebutkan luka bakar yang diderita Iis sekitar 50 persen.

Itu menimpa wajah, leher, dada dan perut sedikit kaki bagian depan, kedua lengan dan punggung bagian belakangnya juga mengalami luka bakar.

Iis bernapas dibantu selang oksigen dan tangan kanannya tertancap jarum infus. Beberapa rekannya membesuk.

Kapolsek Takisung, Iptu Wasito dikonfirmasi membenarkan mengirim dua anggotanya melakukan wawancara terkait luka bakar yang dialami korban.

"Hasilnya wawancara, luka bakar yang dialami korban merupakan tindak pidana. Suami korban diduga pelakunya. Kami tidak melakukan penahanan karena masih menderita luka bakar juga di kedua lengannya," katanya.

Menurut Wasito, korban luka bakar adalah Iis Limbung Putri, istri Muhammad Khairun terlibat cekcok. Suaminya berusaha membakar pakaian istrinya yang ingin pergi ke rumah orangtuanya.

Baca: Hasil Akhir Persita Tangerang vs Kalteng Putra, Skor Akhir 0-2, Kalteng Putra Promosi ke Liga 1

Korban mencegah tindakan suaminya yang membakar pakaiannya hingga api menjilat pakaian korban. Suami korban membantu memadamkan api yang membakar pakaian korban.

Informasi dihimpun reporter Banjarmasinpost.co.id dari petugas medis di RSUD Hadji Boejasin Pelaihari, korban menjalani rawat inap sejak Kamis (29/11/2018).

Polisi sudah mendatangi korban, Jumat itu, tidak melakukan wawancara karena bibir korban bengkak akibat luka bakar.

Kemudian, Senin (3/12/2018) polisi melihat kondisi korban dan meminta wawancara di ruangan khusus di ruang Intan RSUD Hadji Boejasin Pelaihari.

(banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved