Berita Tanahlaut

Syairin, Pasien Lansia Penderita Patah Lengan, Dua Pekan Rawat Inap Tak Dibesuk Kerabat

Syairin (80) warga RT 15 RW 04 Desa Sungairiam, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanahlaut, bikin perawat bingung.

Syairin, Pasien Lansia Penderita Patah Lengan,  Dua Pekan Rawat Inap Tak Dibesuk Kerabat
banjarmasinpost.co.id/mukhtar wahid
Syairin (80) warga RT 15 RW 04 Desa Sungairiam, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanahlaut 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Syairin (80) warga RT 15 RW 04 Desa Sungairiam, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanahlaut, bikin perawat bingung.

Itu karena sejak dirawat inap pada 17 November 2018 lalu hingga kini tidak pernah dibesuk anak-anaknya dan kerabatnya.

"Saya ingin pulang ke rumah. Anak saya enam orang," katanya kepada reporter Banjarmasinpost.co.id, Selasa (4/12/2018).

Kepala Bidang Pelayanan RSUD Hadji Boejasin, Syamsul Bahri mengatakan kondisi pasien tidak bersedia lakukan penanganan bedah operasi sehingga lukanya hanya diberikan perawatan luar.

Baca: Ini Sosok Achmad Hulaefi, Calon Suami Lindswell Kwok yang Mualaf, Atlet Wushu dan Pengusaha

Baca: Jawaban Mengejutkan Vicky Prasetyo Soal Lebih Cinta Angel Lelga atau Zaskia Gotik pada Raffi Ahmad

Baca: Reaksi Hotman Paris pada Pengacara yang Nyinyir, Pamer Prestasi di Instagram, Sindir Farhat Abbas?

Baca: Link 104 Instansi! Pengumuman Hasil Tes SKD & Jadwal Tes SKB CPNS 2018, Cek Juga sscn.bkn.go.id

Menurut Syamsul Bahri, selama dua pekan lebih, pasien dirawat inap di ruang Intan RSUD Hadji Boejasin Pelaihari, tanpa pernah dibesuk kerabatnya.

"Sebenarnya sudah boleh dirawat jalan. Cuma kami bingung tidak ada yang menjemputnya. Upaya kami sudah menghubungi aparat pemerintahan Desa Sungairiam dan petugas Puskesmas Sungairiam," katanya.

Informasi dihimpun reporter Banjarmasinpost.co.id, luka di lengan kanan Syairin akibat tabrak lari di desanya.

Luka di lengan kanannya bekas korban tabrak lari masih dibalut perban.

Kakinya lumpuh, selama ini petugas medis yang melayani buang air besar dan air kecil menggunakan kursi roda menuju kamar kecil.

Syairin adalah pemegang Kartu Indonesia Sehat dan penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) diduga ditelantarkan anak dan kerabatnya. (Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved