Berita Banjarmasin

HUT Armada RI Diperingati di Lanal Banjarmasin

Lanal Banjarmasin merayakan HUT Armada RI Tahun 2018. Upacara dilaksanakan secara sederhana, dengan upacara di halaman Mako Lanal Banjarmasin

HUT Armada RI Diperingati di Lanal Banjarmasin
banjarmasin post group/ jumadi
Komandan Lanal Banjarmasin, Kolonel Laut (P) Wijayanto, selaku inspektur upacara pada saat melakukan pemeriksaan barisan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Lanal Banjarmasin merayakan HUT Armada RI Tahun 2018. Upacara dilaksanakan secara sederhana, dengan upacara di halaman Mako Lanal Banjarmasin, Jalan A Yani km 3,5 Banjarmasin, Rabu (5/12/2018).

Bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Komandan Lanal Banjarmasin, Kolonel Laut (P) Wijayanto. Hadir dalam upacara ini, seperti Gubernur Kalsel yang diwakili, Ketua DPRD Provinsi Kalsel.

Kemudian Kapolda Kalsel, Komandan Korem 101/Antasari, Kapolresta Banjarmasin, Pimpinan Umum Banjarmasin Post Group, H (G) Rusdi Effendi AR maupun tokoh masyarakat.

Terkait HUT Armada RI tahun 2018, Komandan Lanal Banjarmasin, Kolonel Laut (P) Wijayanto, Selasa (4/12/2018) ketika ditanya masalah Poros Maritim mengatakan, posisi Indonesia di antara Dua Samudera yaitu Samudera Pasifik dan Samudera Hindia. Diantara Dua Benua yaitu Benua Asia dan Benua Australia. Di samping itu  ada Dua Musim, Musim Barat dan Musim Timur

Baca: Badut Ying Selalu Umbar Senyum, Inilah Sosok di Baliknya dan Fakta Sebenarnya Profesi Badut di Jalan

Baca: Ini Deretan Novel Karya NH Dini, Sastrawan yang Meninggal Karena Kecelakaan

Baca: Fakta-fakta Terbaru 31 Pekerja Jembatan di Papua Dibunuh KKB, Mulai Foto, Penyebab Hingga DPRD

Baca: Hasil Akhir Watford vs Manchester City Liga Inggris 2018, Skor 1-2, Riyad Mahrez dan Sane Cetak Gol

Disebutkan Danlanal Banjarmasin, sebagai Jalur Perdagangan Dunia dan Jalur Komunikasi Dunia.

Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia yang memiliki potensi untuk menjadi Poros Maritim Dunia.

Kemudian poros Maritim Dunia bertujuan menjadikan Indonesia sebagai negara Maritim yang besar, kuat, dan makmur melalui pengembalian identitas Indonesia sebagai bangsa Maritim, pengamanan kepentingan dan keamanan maritim, memberdayakan potensi maritim untuk mewujudkan pemerataan ekonomi Indonesia.

"Sejarah menunjukkan bahwa leluhur Indonesia adalah negara Maritim yang luas, itu dibuktikan dengan kekuasaan Kerajaan Sriwijaya dan Majapahit yang sangat Luas pada masanya. Merujuk dari hal itu Presiden RI Ir Joko Widodo membuat kebijakan untuk menjadikan Indonesia menjadi negata Maritim yang kuat kembali,"tutur Kolonel Laut (P) Wijayanto yang murah senyum.

(banjarmasinpost.co.id/jumadi)

Penulis: Jumadi
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved