Berita Internasional

Kabur dari 'Penjara Emas', Putri Emirat dari Kejaraan Dubai Ini Ditangkap Petugas Bersenjata

Dalam program dokumenter BBC terbaru, Escape from Dubai, mengungkapkan bagaimana sang putri pada akhirnya tertangkap beberapa hari setelah dilaporkan

Kabur dari 'Penjara Emas', Putri Emirat dari Kejaraan Dubai Ini Ditangkap Petugas Bersenjata
BBC via Daily Mirror
Sheikah Latifa Mohammed Al Maktoum dari Dubai, Uni Emirat Arab. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, DUBAI - Seorang putri Emirat yang hilang menghabiskan waktu 7 tahun merencanakan dengan cermat upaya melarikan dirinya dari "penjara emas".

Dalam program dokumenter BBC terbaru, Escape from Dubai, mengungkapkan bagaimana sang putri pada akhirnya tertangkap beberapa hari setelah dilaporkan kabur.

Melansir Daily Mirror, Selasa (4/12/2018), Sheikha Latifa Mohammed Al Maktoum menyebut dirinya adalah salah satu dari 30 anak di kerajaan Dubai.

Dia menghilang pada Maret lalu. Namun, dia tertangkap usai beberapa jam lagi akan mencapai kebebasannya.

Baca: Jadwal UN SMP 2019 Resmi Dirilis Pemerintah, Juga Ada Kisi-kisinya, Perhatikan Hari & Tanggalnya

Latifa merupakan putri dari Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum, Wakil Presiden dan Perdana Menteri Uni Emirat Arab.

Dia melarikan diri dengan bersembunyi di atas kapal pesiar Nostromo di lepas pantai Goa, India. Petugas keamanan bersenjata berhasil menemukan keberadaannya.

Saksi mata menyebut, perempuan berusia 32 tahun itu belum terlihat atau terdengar lagi kabarnya. Akun Instagram-nya juga telah ditutup

Dia dibawa kembali ke Dubai, sementara seorang mantan agen rahasia Perancis yang membantu sang putri dan tiga anggota awak kapal pesiar dipukuli dan kapal mereka disita.

Baca: Timnya Berjuang di Laga Penentu Gelar Juara Liga 1 2018, The Jak Mania Bakal Siapkan Ini di SUGBK

Daily Mail melaporkan, Amnesty International meminta Uni Emirat Arab untuk menghormati hak Putri Latifa agar diizinkan meninggalkan negara tersebut.

Organisasi hak asasi manusia itu menyerukan kepada sekutu internasional UEA untuk menekan pemerintah Dubai agar berhenti menghalangi sang putri.

Halaman
12
Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved