Berita Tanahlaut

Penjual Empek-Empek di Kawasan Jalan Parit Kirim Tewas Tersenggol Minibus di Asamasam.

Warganet penikmat makanan empek-empek mengirimkan ucapan duka cita di media sosial jejaring instagram, Rabu (5/12/2018).

Penjual Empek-Empek di Kawasan Jalan Parit Kirim Tewas Tersenggol Minibus di Asamasam.
HO/Polres Tala
Penjual empek-empek di Pelaihari 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Warganet penikmat makanan empek-empek mengirimkan ucapan duka cita di media sosial jejaring instagram, Rabu (5/12/2018).

Itu menyusul informasi kecelakaan lalu lintas di Jalan Nasional Desa Jorong, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanahlaut, yang menimpa Payuslawi Udin (79).

Informasi dihimpun reporter Banjarmasinpost.co.id, warga Desa Banua Tengah, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanahlaut itu, tewas ditabrak pengendara sepeda motor.

Korban dari arah Asamasam ingin menuju Pelaihari bermaksud mengambil bahan dagangannya di kawasan Jalan Parit, Kelurahan Angsau, Kecamatan Pelaihari, dalam kondisi gerimis hujan.

Saat melintas tak jauh dari SPBU Trans 200, korban ingin mendahului mobil minibus jenis Karimun. Diduga korban terlalu dekat sehingga tersenggol kemudian terjatuh.

Baca: Jadwal Penentuan Juara Liga 1, PSM Makassar Vs PSMS Medan dan Persija Vs Mitra Kukar Liga 1 2018

Baca: Link Live Streaming Burnley vs Liverpool Liga Inggris 2018 Bisa Pakai Cara Ini, Live beIN Sports 2

Jatuhnya korban itu di jalur sebelah yang bersamaan melintas pengendara sepeda motor yang dikendarai seorang pelajar dari arah Pelaihari.

Korban diduga kehabisan darah hingga meninggal dunia di lokasi kecelakaan. Itu akibat mengalami cedera kepala berat.

Jasadnya dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Hadji Boejasin Pelaihari dan pelajar pengendara sepeda motor dievakuasi ke Puskesmas Jorong.

Warganet penikmat empek-empek buatan korban memiliki kesan setiap berbelanja selalu dipesan korban agar berhati-hati saat berkendara.

Taufik Rahman, Ketua Relawan Remaja Tanahlaut mengaku begitu menerima informasi kecelakaan lalu lintas di Jorong melalui media sosial, meminta anggotanya bergerak mencari alamat keluarga korban.

"Alhamdulillah, rekan saya menemukan alamat keluarga korban di Desa Banua Tengah. Korban keseharian menjual makanan empek-empek di Jalan Parit," katanya. (Banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved