Kriminalitas Regional

Pengakuan 2 Pekerja yang Selamat dari Pembantaian di Nduga, Kabur ke Hutan dan Panjatkan Doa-doa Ini

Masa-masa menegangkan itu sudah lewat. Meski demikian, masih kental di ingatan Simon Tandi saat berusaha menyelamatkan diri dari kejaran

Pengakuan 2 Pekerja yang Selamat dari Pembantaian di Nduga, Kabur ke Hutan dan Panjatkan Doa-doa Ini
John Roy Purba/Istimewa
Aparat TNI yang melalukan pengejaran terhadap kelompok KKB di Nduga 

Tidak ada pekerja yang memotret kegiatan KKB, semua tidur di camp. Hanya Simon dan Joni yang pergi untuk ibadah Natal.

“Dari Sabtu pagi itu, mereka memang sudah teriak-teriak mencari masalah. Kami masih ke dalam camp dan istirahat. Kami tidak ada memfoto kegiatan mereka, kami tahu kondisi itu akan berbahaya untuk keselamatan kami,” jelasnya.

Disinggung mengenai rekan-rekannya yang tewas tertembak, Simon mengaku sangat menyesal. Apalagi, satu korban bernama Samuel Pakiding adalah tetangganya di Jalan Tengko Suturu, RT 25, KM 5 Bukit Sion, Jahab, Tenggarong, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

“Saya sangat sedih kehilangan mereka, apalagi Samuel adalah teman sekaligus tetangga saya. Dia masih muda, tapi sangat baik,” ujarnya.

Sementara itu, di kediamannya, istri Simon yang bernama Ridha Sanda mengaku sangat bahagia.

Dia tidak akan memaksa suaminya untuk segera pulang. Ridha tahu, saat ini keterangan Simon sangat dibutuhkan untuk pemeriksaan kejahatan KKB.

Yang penting dia sudah selamat. Saat ini, dia diamankan di salah satu hotel di Timika. Dia dijaga ketat, dan saya akan setia menantinya pulang. Biar saja dulu dia memberi kesaksian pelariannya di sana, saya tahu, saat ini dia sangat dibutuhkan,” kata Ridha, Minggu (9/12/2018).

Berita Ini Juga Ada di KOMPAS.COM

Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved