Olahraga Kalsel

Sukses Gelaran Internasional Karate Championship 2018 di Kalsel, Ternyata Berkat Peran Orang Ini

Pelaksanaa Indonesia Internasional Karate Championship (IIKC) 2018 di Kota Banjarbaru yang berakhir Sabtu (9/12/2018) membawa kesuksesan

Penulis: Burhani Yunus | Editor: Didik Triomarsidi
Burhani Yunus
Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Tidaklah berlebih jika Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor menerima penghargaan saat Hari Olahraga Nasional 2018.

Pelaksanaa Indonesia Internasional Karate Championship (IIKC) 2018 di Kota Banjarbaru yang berakhir Sabtu (9/12/2018) membawa kesuksesan sendiri. Pasalnya jumlah peserta mencapai 501 orang yang datang dari berbagai negara diantaranya dari Banglades, Malaysia, Srilangka, Nepal, Singapura, Filipina, India, Negeria, Brunei dan Timur Leste.

Untuk Indonesia peserta yang datang dari Provinsi Kaltim, Kalbar, Kaltara, DKI, Jabar, Banteng dan Sulawesi Utara.

Kesuksesan Kalimantan Selatan sebagai tuan rumah penyelengara tidak lepas dari campur tangan Gubernur Kalsel yang akrab disapa Paman Birin ini.

Gubernur Kalsel melalui Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kalimantan Selatan H Zakly Asswan mengatakan, IIKC 2018 yang baru kali pertama di Kalsel dan kedua di Indonesia setelah Jakarta dengan melibatkan seluruh komponen baik veteran, senior, junior, pra junior dan pemula anak-anak.

Baca: Peserta SKB CPNS 2018 HSS Harus Bersabar Nunggu Hasil Tes, Begini Info dari BKD HSS

Kenapa anak-anak ikut mendorong, jelasnya, untuk memberikan pelajaran, memperkaya pengalaman supaya merasa ini merasakan bagaimana bertanding di level dunia.

Sehingga ini bisa menggairahkan karate di semua perguruan anggota Federasi Karatedo Indonesia (Forki).

"Di kejuaraan internasional dilaksanakan ini semua perguruan baik itu Lemkari, Inkai, Inkanas, Amura dirangkul dalam rangka keikutsertaan tanpa ada perbedaan termasuk kepanitiaan. Kepanitia juga tidak hanya merangkul panitia daerah dan Indonesia, tetapi juga panitia peserta.

Baca: Luna Maya Buka Suara Terkait Kabar Dirinya Dekat dengan Pengusaha Asal Malaysia, Faisal Nasimuddin

"Intinya pertama merangkul kedua kejuaaran ini niatnya pelajaran, pengalaman mental bertanding sehingga karateka Kalsel dari anak-anak dan dewasa punya pengalaman bertanding di level internasional dan ini bisa mendorong menggairahkan mereka untuk berlatih menuju kejuaraan-kejuaraanya berikutnya di level nasional dan internasional," kata mantan pegulat bebas Kalsel di era tahun 90 an ini.

Dikatakan H Zakly Asswan, kedepan sesuai dengan visi Gubernur Kalsel, Paman Birin, yang terpenting dalam olahraga ini tidak ada lagi perpecahan.
Termasuk ini sebagai contoh bahwa kejuaraan karate internasional ini merangkul semua pihak di kejuaraan-kejuaraan lain kegiatan olahraga cabang olahraga apa saja dikejuaraan lain kita mengarah kesana.

Baca: Live Streaming & Jadwal Guangzhou BWF World Tours Finals 2018, Ginting Satu Grup Dengan Shi Yuqi

"Karena Paman Birin menginginkan semua elemen baik itu masyarakat, olahragawan, insan olahraga, bersatu, berjuang bersama-sama dalam rangka mengharumkan nama Kalsel pada khususnya dan Indonesia pada umum. Paman Birin menghendaki prestasi olahraga di Kalsel tidak hanya di Indonesia saja namun juga atletnya bisa lebih banyak lagi membela Indonesia di kancah olahraga internasional," kata H Zakly Asswan.(banjarmasinpost.co.id/buy)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved