Berita Kabupaten Banjar

BPAM Banjarbakula Minta PLN Segera Perbaiki Jaringan Listrik Untuk Operasionalkan Intake Mandikapau

Humas PT PLN Kalselteng, Averroes mengatakan, jaringan yang rusak bukanlah aset PLN.

BPAM Banjarbakula Minta PLN Segera Perbaiki Jaringan Listrik Untuk Operasionalkan Intake Mandikapau
Humas PT PLN Kalselteng
Penanganan pembersihan jaringan listrik intake yang terkena pohon. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Pelanggan PDAM Intan Banjar di kawasan Jalan Trikora Banjarbaru dan Cempaka sempat tidak mendapatkan air bersih sejak Sabtu (8/12) hingga beberapa hari kedepan, pasalnya jaringan listrik di Intake Balai Pengolahan Air Minum (BPAM) Banjar Bakula terkena pohon roboh mengakibatkan listrik padam dan tidak bisa mengoperasionalkan Intake.

Humas PT PLN Kalselteng, Averroes mengatakan, jaringan yang rusak bukanlah aset PLN.

Kepala BPAM Banjarbakula, Nazaruddin Al Haidar mengatakan, jaringan listrik di BPAM Banjarbakula merupakan aset Balai Wilayah Sungai. Pihaknya hanya mengelola atau mengoperasionalkannya saja.

“Jadi tadi kami yang menanyakan ke PLN dan ke BWS, sebenarnya siapa yang memperbaiki ini. Info dari BWS sudah diserahkan ke PLN, PLN masih BWS,” katanya.

Baca: VIDEO Jadwal Lengkap Penampilan Donghae-Eunhyuk Super Junion dan Hyoyeon SNSD di HUT Transmedia

Dirinya pun meminta baik BWS maupun PLN untuk segera memperbaiki jaringan listrik intake BPAM Banjarbakula, demi pelayanan untuk kemaslahatan masyarakat banyak.

Kepala BPAM Banjarbakula, Nazaruddin Al Haidar mengatakan, secara langsung pihaknya tidak ada kaitannya dengan distribusi air ke pelanggan. Pihaknya sifatnya membantu PDAM dalam menyiapkan air curah.

Baca: Link Live Streaming Young Boys vs Juventus Liga Champion Malam Ini di Live Streaming Vidio.com TSB2

Namun dirinya membenarkan sempat terjadi force majeur pada Sabtu lalu, saat kondisi cuaca hujan deras dan angin kencang, pohon roboh mengenai jaringan listrik yang berfungsi untuk mengoperasionalkan intake di Mandikapau Karangintan.

“Pohon jatuh mengenai kabel-kabel listrik, sehingga listrik mati dan tidak bisa menghidupkan intake, sampai sekarang masih mati dan kami sudah bekoordinasi dengan PLN. Namun karena tidak ingin masyarakat terlalu lama ikut terdampak, kami atasi sementara dengan mengambil air baku dari irigasi,” jelasnya.

Baca: Kompetisi Liga 1 Berakhir, Pelatih Barito Jacksen Beri Materi Latihan Tambahan untuk Hugo Samir

Pria yang akrab disapa Anaz menegaskan, BPAM Banjarbakula lebih memproduksi air baku kemudian mendistribusikan reservoar ke PDAM saja. Saat ini melayani PDAM Intan Banjar dan PDAM Tanahlaut, kedepan akan melayani PDAM-PDAM masuk dalam Banjarbakula.

Sebelumnya, Humas PT PLN Kalselteng, Averroes membenarkan kejadian tersebut, Sabtu sore saat hujan dan angin kencang. Jaringan 20 kilovolt arah Intake Mandikapau kerobohan pohon 10 titik, namun jaringan tersebut merupakan aset dari pelanggan sendiri bukan milik PLN.

“Tapi dari pihak PLN kemarin sudah membantu untuk pembersihan jaringan yang terkena pohon tersebut, PLN juga telah mengkomunikasikan ke pihak terkait hal ini,” katanya, Rabu (12/12).

Dia juga mengatakan, sehingga sebenarnya wewenang sepenuhnya untuk recovery jaringan tersebut ada di pelanggan dan ditegaskannya PLN tidak berhak mencampuri terlalu dalam karena jaringan tersebut bukanlah aset PLN. (Banjarmasinpost.co.id/Hasby)

Penulis:
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved