Bilik Asmara di LP Sukamiskin

Jawaban Suami Inneke Koesherawati Soal Bilik Asmara yang Dikelolanya di Lapas Sukamiskin

Jawaban Suami Inneke Koesherawati Soal Bilik Asmara yang Dikelolanya di Lapas Sukamiskin

Jawaban Suami Inneke Koesherawati Soal Bilik Asmara yang Dikelolanya di Lapas Sukamiskin
Tribun Jabar/Mega Nugraha Sukarna
Suami Inneke Koesherawati, Fahmi Darmawansyah yang mendekam di Lapas Sukamiskin, menjalani sidang dakwaan kasus suap terhadap mantan Kalapas Sukamiskin Wahid Husen, Rabu (12/12/2018) 

BANJARMASINPOST.CO.ID -  Suami Inneke Koesherawati, Fahmi Darmawansyah akhirnya memberikan jawaban terkait bilik asmara yang dikelola selama berada di Lapas Sukamiskin sebagaimana diungkap Jaksa KPK. 

Selain itu, Fahmi Darmawansyah juga mengakui telah memberi mobil Mitsubishi Triton pada Kepala Lapas Sukamiskin Wahid Husen kala  menjalani hukuman di Lapas Sukamiskin sebagai terpidana kasus suap pada pejabat Bakamla.  

"Soal mobil (untuk Wahid Husen) benar, inisiatif sendiri," ujar Fahmi Darmawansyah seusai menjalani sidang dakwaan di ruang sidang 1 Pengadilan Tipikor Bandung, Rabu (12/12/2018).

Lantas bagaimana dengan bilik asmara berukuran 2 x 3 meter yang digunakan Fahmi Darmawansyah untuk berhubungan suami istri dengan Inneke Koesherawati. Bilik asmara ini bahkan disewakan untuk hal yang sama ke orang lain sebesar Rp 650 ribu.

Baca: Gisella Anastasia dan Gading Marten Ternyata Sudah Pisah Rumah, Gempita Ikut Siapa?

Baca: Hasil Guangzhou BWF World Tour Finals 2018, Ahsan/Hendra Kalah di Laga Perdana dari Ganda Jepang

Baca: Jadwal & Link Live Streaming Guangzhou BWF World Tour Finals 2018 Rabu (12/12/2018)

Baca: Maia Estianty Hamil? Keceplosan Depan Dul Jaelani Usai Menikah Dua Bulan Lebih dengan Irwan Mussry

"Nanti saja lihat di persidangan," ujar Fahmi. Dalam dakwaan jaksa, tidak hanya mobil, Fahmi juga memberikan uang pada Wahid agar bisa leluasa keluar masuk Lapas. Hanya saja, ia mengaku baru mengenal Wahid.

"Saya belum lama mengenal Wahid Husen. Selebihnya nanti saja di persidangan," ujar Fahmi. Dalam dakwaan jaksa, Fahmi dijerat Pasal 5 ayat 1 Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUH Pidana sebagai dakwaan primair.

Kemudian dakwaan subsidair, Pasal 13 Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana‎ Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUH Pidana.

Inneke Koesherawati dan suami, Fahmi Darmawansyah saat menjalani sidang
Inneke Koesherawati dan suami, Fahmi Darmawansyah saat menjalani sidang (Tribunnews.com)

Kalapas Sukamiskin Bicara soal Bilik Cinta atau Bilik Asmara

Penanganan kasus suap Kepala Lapas Sukamiskin Bandung, Wahid Husen oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tahun ini, jadi paling fenomenal.

Wahid Husen sudah menjalani sidang dakwaan di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Bandung, pada Rabu (5/12/2018). Fakta‑fakta mengejutkan terkuak.

Mulai dari penyalahgunaan pemberian izin keluar bagi terpidana Fahmi Darmawansyah, TB Chaeri Wardana atau Wawan dan Fuad Amin, penerimaan uang dan barang suap dari ketiga terpidana pada Wahid Husen hingga kamar khusus berukuran 2x3 meter yang dibuat Fahmi Darmawansyah untuk hubungan suami istri.

Halaman
1234
Editor: Rendy Nicko
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved