Bumi Sanggam

Lagi, Bupati Balangan Terima Penghargaan Peduli HAM Untuk Ketiga Kalinya

Lagi, Bupati Balangan Terima Penghargaan Peduli HAM Untuk Ketiga Kalinya

Lagi, Bupati Balangan Terima Penghargaan Peduli HAM Untuk Ketiga Kalinya
istimewa/ Humas Pemkab Balangan
Menteri Hukum dan HAM RI, Yasonna Laoly saat menyerahkan piagam penghargaan kepada Bupati Balangan H Ansharuddin 

Lagi, Bupati Balangan Terima Penghargaan Peduli HAM Untuk Ketiga Kalinya

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Usai menerima penghargaan Bidang Perkebunan Tingkat Nasional dari Kementerian Pertanian RI, lagi Bupati Balangan H Ansharuddin kembali menerima penghargaan atas kepedulian dalam penegakan Hak Asasi Manusia (HAM) untuk ketiga kalinya.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Hukum dan HAM RI, Yasonna Laoly dalam peringatan Hak Asasi Manusia sedunia ke-70 tahun 2018 dengan tema "Sinergi Kerja Peduli Hak Asasi Manusia di Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia, Jakarta, Selasa (11/12/2018).

Bupati Balangan H Ansharuddin menegaskan, bahwa Pemkab Balangan sangat perhatian terhadap penegakan HAM.

"Diantara yang dilaksanakan adalah beberapa program guna mewujudkan kewajiban dan tanggung jawab pemerintah dalam penghormatan, pelindungan, pemenuhan, penegakan dan pemajuan HAM," ujarnya.

Menurutnya, kriteria daerah kabupaten/ kota peduli HAM didasarkan pada terpenuhinya hak atas kesehatan, hak atas pendidikan, hak perempuan dan anak, hak atas kependudukan, hak atas pekerjaan, hak atas perumahan yang layak, dan hak atas lingkungan yang berkelanjutan.

"Oleh karenanya saya menyampaikan rasa terima kasih kepada semua steakholder atas prestasi yang didapatkan, penghargaan ini merupakan kado terindah bagi Pemkab Balangan diakhir tahun 2018," pungkasnya.

Bupati Balangan H Ansharuddin dapat penghargaan dari Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna Laoly
Bupati Balangan H Ansharuddin dapat penghargaan dari Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna Laoly (istimewa/ Humas Pemkab Balangan)

Sementara itu, arahan dari Menkumham RI, Yasonna Laoly mengatakan, berbagai bentuk kegiatan yang dilaksanakan Kemenkumham untuk terus mendorong pemkab meningkatkan pelayanan HAM, seperti pemberian penghargaan kepada Pemkab yang sangat peduli terhadap pembangunan HAM, serta untuk generasi muda dengan dilaksanakan cerdas cermat tentang HAM.

Adapun Wapres RI, Jusuf Kalla mengatakan, HAM didasari dari berbagai bentuk pelanggaran HAM sejak 70 tahun silam.

Perjuangan HAM tidam hanya sampai disini, semua negara termasuk Indonesia terus berupaya menegakkan HAM. Dalam UUD terdapat keinginan keras Indonesia untuk menegakkan HAM.

Oleh karenanya, penegakan hukum di perlukan sebagai instrumen penegakan HAM. Kasus HAM masa lalu tentu tidak mudah untuk diselesaikan, namun pemerintah selalu berusaha untuk menyelesaikan.

"Saya berharap kita saling toleran antar sesama karena toleransi akan berdampak positif terhadap penegakan HAM," pungkasnya. (*/aol)

Penulis: Elhami
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved