Berita Tanahbumbu

Balai Nikah Pagatan Dibangun, Pemilik Dua Rumah Ini Mengeluh, Ini Penyebabnya

Padahal sebelumnya tidak pernah ada kejadian seperti itu. Dapur rumah warga terendam air akibat air yang tidak langsung mengalir.

Balai Nikah Pagatan Dibangun, Pemilik Dua Rumah Ini Mengeluh, Ini Penyebabnya
Man Hidayat
Warga melihat dapurnya terendam air akibat dibangunnya Balai Nikah di Pagatan ini. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Pemilik dua rumah yang berada di Pagatan RT 5 Pasar Baru, Kecamatan Kusan Hilir, Kabupaten Tanahbumbu mengeluh. Pasalnya, dampak dari bangunan Balai Nikah Pagatan didepannya membuat dua rumah ini terendam air.

Padahal sebelumnya tidak pernah ada kejadian seperti itu. Dapur rumah warga terendam air akibat air yang tidak langsung mengalir. Sebab bangunan Balai Nikah tersebut persis disamping rumah warga dan menutup aliran air biasanya.

Meski sudah dibuatkan gorong-gorong, namun dianggap tidak maksimal. Sebab, air terbilang lambat mengalir karena jalur airnya cukup jauh ke samping pagar sekolah yang ada disampingnya.

Baca: Tubuh Melepuh Seperti Habis Terbakar, Selamet Ternyata Keracunan Obat, Relawan Remaja Berikan Ini

Baca: Ustadz Abdul Somad Jawab Hukum Pelakor dan Pebinor yang Ramai Dibahas di Media Sosial

Akibatnya dua rumah warga terutama bagian dapurnya terendam air hingga mata kaki, sementara dirumah sebelahnya air masuk kedalam rumah. Warga yang terkena dampak itu pun kini tak bisa lagi menyantap makanan diruang makan dan dapurnya.

Hal itu diungkapkan warga yang tinggal dibelakamg Balai Nikah itu yakni Imron dan Ilman. Mereka mengeluh karena dampak bangunan dan mepetnya bangunan tersebut membuat rumahnya terandam air semata kaki.

"Sebelumnya tidak pernah seperti ini. Ini baru hujan seperti itu, sudah membuat genangan air di dalam rumah kami," kata Imron, Jumat (14/12/18).

Baca: Live Streaming Trans TV HUT Sweet17 Transmedia Malam ini, Hadirkan Donghae, Eunhyuk & Hyoyeon SNSD

Baca: Begini Pesona TPA Cahaya Kencana Banjar, Sudah Lima Kali Jadi Ajang Jepret Prawed


Dia mengatakan, sebelumnya dia sudah menegur pihak pemilik bangunan namun tidak digubris. Akibatnya, apa yang dikawatirkan terjadi juga.

"Gorong-gorong yang dibangun terlalu kecil dan pembuangannya terlalu jauh. Seharusnya disampaingnya langsung, tapi ini alirannya jauh ke pagar sekolah. Belum lagi, drainase yang sempat dibangyn pihak bangunan sudah hancur, padahal bangunannya belum ditempati," katanya.

Sementara itu, Kepala Kementrian Agama (Kemenag) Tanahbumbu, H Abdul Basit saat dikonfirmasi mengatakan terinakasih informasinya. Dirinya akan langsung mengutus anggota untuk melakukan pengecekan langsung.

"Kalau memang seperti itu, kami akan segera perbaiki. Saya akan perintahkan staf saya kelapangam langsung untuk melakukan pengecekan," katanya.

(banjarmasinpost.co.id/man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved