Berita Tanahlaut

Nelayan Pencari Udang Desa Tanjungdewa Tanahlaut Minta Pemerintan Bangun Pemecah Ombak

Nelayan pencari ikan dan udang di Desa Tanjungdewa, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanahlaut, meminta pemerintah membangunkan pemecah ombak.

Nelayan Pencari Udang Desa Tanjungdewa Tanahlaut Minta Pemerintan Bangun Pemecah Ombak
banjarmasinpost.co.id/mukhtar wahid
Inilah pesisir pantai Teluk Pancur di Desa Tanjungdewa, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanahlaut, dijadikan dermaga tambat kapal nelayan musim angin Timur 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Nelayan pencari ikan dan udang di Desa Tanjungdewa, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanahlaut, meminta pemerintah membangunkan pemecah ombak.

Permintaan itu tidak berlebihan karena selama ini pesisir Teluk Pancur yang dijadikan puluhan nelayan menambahkan perahu mereka dari terjangan ombak dan gelombang agar tidak rusak.

Pesisir Teluk Pancur tidak jauh dari pembangunan proyek pemecah ombak yang mangkrak karena waktu pembangunan kadaluarsa di pesisir pantai Tanjungdewa.

Usman, mengaku sekitar 60 unit kapal perahu bermotor yang menambatkan perahu di Teluk Pancur. Batu-batu besar di pesisir itu secara bergotong-royong dikumpulkan agar jajaran kapal nelayan lebih banyak.

"Kami belum mengajukan usulan permohonan kepada Pemerintah Pusat. Kami ingin menyampaikan melalui wartawan agar diperhatikan keluhan nelayan," katanya kepada reporter Banjarmasinpost.co.id, Sabtu (15/12/2018).

Baca: Maia Estianty Akhirnya Ungkap Umur Kehamilannya Usai Dinikahi Irwan Mussry

Baca: Hotman Paris Bongkar Video Akad Nikah Hilda Vitria dan Kriss Hatta? Cari KPI, Jantung Mau Copot

Baca: Jadwal Siaran Langsung Liga Inggris Pekan 17 di RCTI, MNC TV Mulai Malam Ini, Liverpool vs MU

Baca: Syahrini Dikabarkan Lamaran, Luna Maya Tuliskan Perpisahan, Kemanakah Reino Barack?

Jamaluddin, seorang nelayan lainnya mengatakan jika pemecah ombak dibangun Pemerintah, kapal nelayan tidak mengalami kerusakan dan kehilangan jangkar.

"Kalau bulan 12 ini, ombak pantai tinggi dan angin pasti kencang. Nelayan sebagian banyak memilih istirahat melaut," katanya.

Informasi dihimpun reporter Banjarmasinpost.co.id, dana Pemerintah Kabupaten Tanahlaut tidak mampu membangun pemecah ombak. Itu karena memerlukan biaya yang tidak sedikit.

Kemudian kawasan pesisir pantai, seperti di Desa Tanjungdewa Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanahlaut merupakan kewenangan Pemerintah Pusat.
(Banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved