Berita Kabupaten Banjar

Camat Sungaipinang Apresiasi Razia Karaoke, Anto: Beredarnya Video Membuat Resah

Tim gabungan Satpol PP Kabupaten Banjar, Kodim 1006 Martapura dan jajaran kepolisian merazia tempat hiburab karaoke dan biliar di Sungaipinang

Camat Sungaipinang Apresiasi Razia Karaoke, Anto: Beredarnya Video Membuat Resah
Hasby
Tim gabungan Satpol PP Kabupaten Banjar, Kodim 1006 Martapura dan jajaran kepolisian merazia tempat hiburan karaoke dan biliar di Sungaipinang Kabupaten Banjar, Minggu (16/12) dinihari. Petugas menyita peralatan karaoke. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Tim gabungan Satpol PP Kabupaten Banjar, Kodim 1006 Martapura dan jajaran kepolisian merazia tempat hiburab karaoke dan biliar di Sungaipinang Kabupaten Banjar, Minggu (16/12) dinihari. Camat Sungaipinang, Anto Setyawan mengapresiasi giat tim gabungan tersebut.

“Kami dari Pemerintah Kecamatan Sungaipinang dan Forkopincam mendukung sepenuhnya atas pelaksanaan cipta kondisi di wilayah kami,” katanya, Minggu (16/12).

Penyegelan tempat biliar dan Karaoke tersebut memanf sudah beberapa kali secara persuasif dan tertulis agar usaha mengantongi izin, namun sampai sekarang belum dibuat. Aktifitas terakhir yang diluar batas kewajaran pelanggaran terhadap ketertiban sosial yang operasional karaokenya sampai waktu subuh dan terkesan melanggar norma agama dan adat setempat.

“Atas beredarnya video dan keluhan masyarakat yang sudah resah tersebut, giat Minggu dinihari kemaren sangan tepat sebagai pengawasan dan melindungi anak remaja dari kegiatan negatif,” tambahnya.

Baca: Jadwal Resepsi Pernikahan Opick dan Bebi Silvana, Minta Doa Jauh dari Musibah dan Bencana

Diberitakan sebelumnya, Tim gabungan terdiri dari Satpol PP Kabupaten Banjar, Kodim 1006 Martapura dan kepolisian pukul 21.00 wita sudah berkumpul di halaman Pemkab Banjar. Mengingat jauhnya lokasi yang akan dirazia, sampai di lokasi yakni Rantaubakula pukul 01.00 dinihari.

Baca: Jelang Liverpool vs Manchester United Live RCTI - Adu Argumen Juergen Klopp dan Jose Mourinho

Kepala Bidang Penegakan Produk Hukum Daerah Satpol PP Kabupaten Banjar, Bahrudin mengatakan, razia difokuskan pada tempat karaoke dan billiar yang ditengarai tidak memiliki izin, serta diduga menjadi tempat transaksi esek-esek. Pada Minggu dinihari, hanya satu lokasi tempat karaoke yang dirazia karena kembali pihaknya menduga razia yustisi gabungan ini bocor.

"Tempat karaoke milik Malasari saat kami datangi sedang beroperasional, juga ada arena permainan biliar. Ada dua orang pemandu lagunya atau ladies yang sedang menemani tamu dan tiga orang sedang main biliar," katanya.

Baca: Gempa 6,1 SR Guncang Keerom Papua, Warga di Wamena Berhamburan Keluar Hotel

Tempat hiburan malam itupun akhirnya ditutup, turut disita barangbukti berupa alat distribusi suara ke speaker yakni mixer, stik biliar dan bola biliar. Pihaknya tidak melakukan penahanan pada pemilik, karena bersedia pada Senin (17/12) bersedia datang ke kantor Satpol PP Kabupaten Banjar di Martapura.

Razia yustisi tersebut dalam rangka menegakan Perda Nomor 1 tahun 2013 pasal 35, tentang penyelenggaraan tempat hiburan dengan ancaman sanksi pidana kurungan penjara enam bulan dan denda Rp 50 juta.

Baca: Jelang Tahun Baru 2019, Ustadz Abdul Somad Ingatkan Ini, Simak Blak-blakannya Soal Pilpres 2019

Kasie Penindakan Satpol PP Kabupaten Banjar, Wahyudi mengatakan, beberapa malam sebelumnya pihaknya melakukan razia di warung remang-remang di kawasan Gubernur Subarjo dan Gubernur Syarkawi diduga bocor, pada razia Minggu dinihari di kawasan Sungaipinang juga diduganya kembali bocor. Karena banyak yang tutup dan hanya satu yang beroperasional.

"Sehingga kami hanya fokus di satu tempat tersebut, karena target operasi yang lainnya sudah tutup. Kami menduga kuat informasi razia tersebut kembali bocor," katanya.

Tidak ada penahanan, karena pemilik bersedia dilakukan pemeriksaan untuk BAP pada Senin, sedangkan untuk pemandu lagunya saat dilakukan pemeriksaan tidak terdapat pelanggaran yustisi. Pihaknya pun menghimbau bagi pelaku usaha serupa agar patuh terhadap Perda yang ada di Kabupaten Banjar, terlebih daerah ini dikenal agamis. (Banjarmasinpost.co.id/Hasby)

Penulis:
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved