Berita Tabalong

Warga Desa Sei Buluh Geger, Kabar Bocah 2 Tahun Tenggelam Merabak, Ini Kronologinya

Warga yang tinggal di Desa Sei Buluh, Kecamatan Kelua, Kabupaten Tabalong geger dengan kabar adanya orang yang diduga tenggelam di sungai, Minggu

Warga Desa Sei Buluh Geger, Kabar Bocah 2 Tahun Tenggelam Merabak, Ini Kronologinya
Dony Usman
Para relawan termasuk dari Unit Penanggulangan Bencana Swadaya (UPBS) Tabalong berdatangan untuk memberikan bantuan dalam upaya pencarian. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Warga yang tinggal di Desa Sei Buluh, Kecamatan Kelua, Kabupaten Tabalong geger dengan kabar adanya orang yang diduga tenggelam di sungai, Minggu (16/12/2018).

Saat ini lokasi yang diduga menjadi tempat tenggelamnya korban sudah mulai ramai didatangi warga dan relawan.

Para relawan termasuk dari Unit Penanggulangan Bencana Swadaya (UPBS) berdatangan untuk memberikan bantuan dalam upaya pencarian.

"Iya ada informasi orang tenggelam di Sei Buluh RT.3," kata Ketua UPBS Antek, Kecamatan Kelua, Mahmudin Noor yang dihubungi banjarmasinpost.co.id.

Dari informasi yang beredar korban yang diduga tenggelam adalah seorang bocah laki-laki berusia sekitar dua tahun.

Baca: Setelah Dapat Nyinyiran dari Hotman Paris, Hilda Vitria Pamerkan Hal ini

Kepala BPBD Tabalong, Alfian yang dikonfirmasi, juga membenarkan adanya kabar tentang seorang bocah yang diduga tenggelam di sungai.

Dari data yang diperoleh pihaknya, kejadian tenggelam ini dilaporkan pagi sekitar pukul 08.55 Wita, di aliran Sungai Tabalong.

Baca: Live beIN Sports 3! Link Live Streaming Brighton vs Chelsea Liga Inggris Bisa Diakses Pakai Cara Ini

Korban yang diduga tenggelam, Farel (2) warga setempat dan sampai saat ini masih dalam tahap pencarian.

"Personil BPBD juga sudah berada di lokasi," ujarnya.

Sedangkan kronologis kejadian, dari informasi terhimpun sebelum kejadian ayah korban sedang memberi makan ayam yang kandangnya berada di pinggir sungai.

Baca: Meski Proses Cerai, Gading Marten dan Gisella Anastasia Tetap Mesra di Medsos, Miss You Empiiiiiii

Saat itulah korban yang juga ada di lokasi diduga tanpa sepengetahuan telah tercebur ke sungai.

Dari informasi inilah kemudian tim gabungan baik dari BPBD, polisi, TNI, basarnas dan relawan langsung melakukan penyisiran.

Petugas gabungan melakukan penyisiran dengan menggunakan perahu dan juga penyelaman.

"Jadi sampai saat ini masih dalam tahap pencarian," kata Alfian. (banjarmasinpost.co.id/dony usman)

Penulis: Dony Usman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved