Rekam Biometrik

Kapasitas Input Data Dinilai Tidak Seimbang dengan Jumlah Calon Jemaah Umrah

Sedangkan menurut Pemilik Travellindo Group termasuk di dalamnya Banu Mibras Wisata (BMW), H Supriadi, 51 calon jemaah umrah rombongan BMW

Editor: Eka Dinayanti
BPost Cetak
BPost cetak edisi Rabu (19/12/2018) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sedangkan menurut Pemilik Travellindo Group termasuk di dalamnya Banu Mibras Wisata (BMW), H Supriadi, 51 calon jemaah umrah rombongan BMW melakukan perekaman biometrik, Selasa (18/12).

Calon jEmaah umrah tersebut menurut H Supriadi rencananya akan diberangkatkan pada minggu depan tepatnya Senin (24/12).

"BMW ada jadwal tanggal 24/12, ada yang baru input hari ini karena pas Jumat (14/12) kemarin kuota tidak termasuk (terlayani)," kata H Supriadi.

H Supriadi mengaku menerima informasi dari Manajer Operasional BMW bahwa kapasitas input data Kantor VFS TasHeel di Banjarmasin terbatas di kisaran 60 orang saja per hari.

Baca: Petisi Tolak Billy Syahputra, Hilda Vitra dan Nikita Mirzani Muncul, Hotman Paris Minta KPI Boikot

Baca: UPDATE - Terungkap Detik-detik Jalan Gubeng Surabaya Ambles, Gempa Hingga Ada Teriakan Histeris

Baca: Besok Diperiksa! Sikap Via Vallen Soal Kasus Kosmetik Ilegal, Polda Jatim Siap Jemput Paksa

Baca: Ramai PSI Tolak Poligami, Penjelasan Ustadz Abdul Somad Soal Poligami, Susul Ustadz Arifin Ilham?

Baca: Perseteruan Dewi Perssik dengan Rosa Meldianti Berimbas ke Lucinta Luna, Kok Bisa ya?

Selain kapasitas input data yang dinilai tidak seimbang dengan jumlah calon jemaah umrah, H Supriadi juga menyoroti faktor biaya transportasi para calon jamaah Kalsel khususnya yang berada jauh dari Banjarmasin untuk melakukan input data biometrik di VFS TasHeel.

General Manager Fajar Rizma, Boy Rachmadi Nafarin juga khawatirkan kapasitas pelayanan yang disediakan VFS TasHeel untuk calon jemaah umrah di Kalsel.

Menurutnya, kapasitas pelayanan input data sebanyak kurang lebih 60 sampai 65 orang per hari saat ini dinilai kurang.

Kekhawatiran itu jelas ada, melihat pihak operator di banjarmasin sangat

Itupun kalau lancar semua bisa melayani 65 orang, tapi kalaU ada ganguan teknis seperti mati lampu, ganguan internet dan yang lainnya ya bisa memperpanjang antrean daftar," kata Boy.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved