Melihat Ritual Artis Cantik Banua

Beda dengan Putri Aura, Penyanyi Cantik Ini Selain Indigo Juga Pernah Pasang Susuk

Ada kelebihan yang dimiliki penyanyi dangdut Banjarmasin, Karin Ramadhani. Sejak kecil dia sudah bisa melihat mahluk astral atau indigo.

Beda dengan Putri Aura, Penyanyi Cantik Ini Selain Indigo Juga Pernah Pasang Susuk
istimewa
Karin Ramadhani 

BANJARMASINPIST.CO.ID, BANJATMASIN - Ada kelebihan yang dimiliki penyanyi dangdut Banjarmasin, Karin Ramadhani. Sejak kecil dia sudah bisa melihat mahluk astral atau indigo.

Tidak heran hal-hal yang bermain mistis di luar nalar pernah dia lakukan. Seperti memasak susuk hingga makan bunga agar tetap terlihat cantik.

Sejak dua tahun terakhir dia mulai rutin melakukan ritual seperti yang dilakukan artis senior yang sudah almarhum Suzanna untuk menjaga kecantikannya.

Baca: Beberkan Syahrini Telah Dilamar Reino Barack, Mbah Mijan: Segera Menikah Bulan Ini, Mari Doakan!

"Kalau saya cuma makan melati saja, mawar tidak sih," kata dia.

Karin mengaku tidak ada waktu tertentu untuk makan melati yang dia mau. Kalau sudah melihat melati dia langsung ngiler dan ingin memakannya.

Baca: Reino Barack Luncurkan 3 Bisnis Baru Usai Ramai Kabar Lamaran dengan Syahrini, Serba Jepang Loh

"Kalau melihat melati itu terasa apa gitu ngiler titik liur mau makan," ucap perempuan asal Kalteng ini.

Bagi Karin mengkonsumsi melati dianggap memiliki kelebihan yakni membuka aura wajah dari yang biasa menjadi lebih bercahaya saat orang memandang.

Baca: Via Vallen Dipanggil Bersaksi Untuk Kasus Kosmetik Ilegal, Postingan Instagramnya kemarin Banjir Doa

"Saya kan pernah juga pakai susuk tapi sudah dilepas kini ganti makan melati saja biar wajah kita beraura saat dipandang apalagi lelaki," kata dia.

Karin pun merasa heran jika dalam satu Minggu dia tidak makan melati badannya terasa lemas tidak bersemangat.

"Paling tidak harus ada konsumsi tiga saja dalam satu Minggu tapi yang harus kuncup dan jumlahnya ganjil," jelas dia.

Soal kekebihan lainnya indigo atau khasab Karin merasa kebiasaan melihat kejadian aneh itu karena faktor keturunan dari sang kakek dan dirinya juga masuk keturunan dari Candi Amuntai.

"Ini bukan hal dicari cari tapi memang keturunan. Saya sendiri khasab diturunkan dari kakek dan keluarga juga dari Dayak Kalteng," pungkas dia.

(Banjarmasin post.co.id/Khairil rahim)

Penulis: Khairil Rahim
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved