Berita Hulu Sungai Tengah

Tabalong Tunggakan Iuran BPJS, Capai Rp 3,8 Miliar Lebih, Begini Kalo Peserta Dinonaktifkan

Peraturan Presiden (Perpres) Nomor Nomor 82 Tahun 2018 memberi ketegasan terkait denda bagi peserta JKN-KIS yang menunggak iuarannya.

Tabalong Tunggakan Iuran BPJS, Capai Rp 3,8 Miliar Lebih, Begini Kalo Peserta Dinonaktifkan
Banjarmasinpost.co.id/Hanani
Pasien BPJS antre di loket pelayanan rawat jalan RS H Damanhuri Barabai, HST, Kamis (20/12/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Peraturan Presiden (Perpres) Nomor Nomor 82 Tahun 2018 memberi ketegasan terkait denda bagi peserta JKN-KIS yang menunggak iuarannya.

Status kepesertaan JKN-KIS seseorang dinonaktifkan jika ia tidak melakukan pembayaran iuran bulan berjalan sampai akhir bulan. Apalagi jika menunggak lebih satu bulan.

Status kepesertaannya, kembali diaktifkan jika sudah membayar iuran bulan tunggakan, paling banyak untuk 24 bulan.

“Ketentuan ini berlaku mulai 18 Desember 2018,” kata Kepala BPJS Kesehatan Cabang Barabai, Sugiyanto Rabu 19 Desember 2018.

Baca: Beberkan Syahrini Telah Dilamar Reino Barack, Mbah Mijan: Segera Menikah Bulan Ini, Mari Doakan!

Dijelaskan, sebelumnya ketentuan tersebut hanya dihitung maksimal 12 bulan. Sekarang diketatkan menjadi 24 bulan.

“Ilustrasinya, peserta yang pada saat Perpres ini berlaku telah memiliki tunggakan iuran 12 bulan, maka Januari 2019 secara gradual tunggakannya bertambah menjadi 13 bulan. Seterusnya pada bulan berikutnya, sampai maksimal 24 bulan,” kata Sugiyanto.

BPJS Cabang Barabai meliputi pelayanan di Banua Anam, yaituTapin, HSS, HST, HSU, Balangan dan Tabalong. Disebutkan, untuk di wilayah Banua Anam, jumlah peserta JKN-KIS yang paling banyak menunggak ada di Kabupaten Tabalong.

Baca: Konsep Pernikahan Syahrini Pernah Dibocorkan Saat Bertemu Rinaldy, Sebelum Ramai Nama Reino Barack

“Sebanyak 9.986 jiwa, atau secera nominal sejumlah Rp 3.855.378.779,” beber Sugiyanto.

Sedangkan di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, peserta yang menunggak sebanyak 7.071 jiwa atau senilai Rp 2. 208.780.550.

Peserta JKN-KIS di HST untuk semua segmen sebanyak 181.349 jiwa, dari 254.976 total jumlah penduduk HST atau mencakup 71,12 persen.

Halaman
12
Penulis: Hanani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved