Kriminalitas Kotabaru

Kapolres Kotabaru Hadirkan Tersangka Pemilik Sabu Saat Musnahkan Barang Bukti Hasil Pekat

Barang bukti hasil operasi penyakit masyarakat (pekat) dimusnahkan. Pemusnahan dilakukan Kapolres Kotabaru AKBP Suhasto MH Sik di lapangan Siringlaut

Kapolres Kotabaru Hadirkan Tersangka Pemilik Sabu Saat Musnahkan Barang Bukti Hasil Pekat
istimewa/ Polres Kotabaru
Kapolres Kotabaru AKBP Suhasto MH Sik, Danlanal, Kasdim dan Sekda Kotabaru melakukan pemusnahan barang bukti hasil operasi pekat 2018. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Barang bukti hasil operasi penyakit masyarakat (pekat) dimusnahkan. Pemusnahan dilakukan Kapolres Kotabaru AKBP Suhasto MH Sik di lapangan Siringlaut, Jumat (21/12/2018).

Turut hadir Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Danlanal) Letkol Laut (E) Joko Andriyanto, Kasdim 1004, serta Sekretaris Daerah (Sekda) Kotabaru Drs H Said Akhmad MM.

Adapun beberapa barang bukti hasil operasi pekat selama 2018 antara lain, narkotika jenis sabu-sabu seberat 24,70 gram lebih dengan tiga orang tersangka.

Kemudian obat-obatan daftar G jenis THD sebanyak 2.939 butir, dekstro 20 ribu butir, serta minuman keras sebanyak 51 botol.

Baca: Andi Soraya Menikah 4 Kali, Pernikahannya dengan Artis Ini Disebut Paling Awet

Baca: Reino Barack Disebut Lamar Syahrini, Cek Konsep Pernikahan Princes & Mantan Luna Maya Itu

Baca: Respons Rocky Gerung Saat Akbar Faisal Mau Umbar Bukti Keburukannya di ILC TV One

Baca: Jadwal Penerimaan Honorer Ditetapkan Kemenpan RB, Beda dengan CPNS 2018, Cek Syaratnya

Kapolres Kotabaru AKBP Suhasto MH Sik mengungkapkan, pemusnahan belasan gram sabu, puluhan ribu butir obat daftar G dan belasan minuman keras, dilakukan bersamaan dengan pelaksanaan apel operasi intan menjelang Natal dan Tahun Baru.

Dengan harapan pemusnahan barang bukti operasi pekat dapat diketahui publik, selain disaksikan forum koordinasi pimpinan daerah dan stake holder.

"Kita juga menghadirkan tersangka, sehingga mereka tahu barang buktinya sudah dimusnahkan," ujarnya.

Baca: Dokumen Ini Disita KPK dari Ruang Menpora Imam Nahrawi, Febri : Catatan Alur

Maka dari itu, Suhasto juga berharap kepada seluruh elemen masyarakat, forkopinda dan stake holder memberikan informasi.

"Walau hanya informasi belum A1 (akurat), masih meraba-raba kami akan menindak lanjuti," kata Suhasto.

Harapan agar tidak terjadi hal tidak diinginkan, terlebih saat malam pengamanan natal dan tahun.

(banjarmasinpost.co.id/helriansyah)

Penulis: Herliansyah
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved