Berita Kotabaru

Kas Kosong, PNS di Daerah Ini Resah, Tunjangan Daerah Bulan Desember Belum Terbayarkan

Kas Kosong, PNS di Daerah Ini Resah, Tunjangan Daerah Bulan Desember Belum Terbayarkan

Kas Kosong, PNS di Daerah Ini Resah, Tunjangan Daerah Bulan Desember Belum Terbayarkan
banjarmasinpost.co.id/hari widodo
Ilustrasi PNS 

BANJARMASINPOST.CO.ID,KOTABARU - Kegelisahan dialami pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotabaru. Perasaan gelisah bercampur resah menggelayuti para abdi negara, menyusul belum dibayarkannya tunjangan daerah untuk bulan Desember.

Wajar rasa kegelisahan menyelimuti mereka, karena tidak adanya kejelasan pembayaran tunjangan yang besarannya bervariatif. Sementara tutup tahun anggaran 2018 kurang dua pekan lagi.

Informasi dihimpun reporter banjarmasinpost.co.id, besaran tunjangan daerah bervariatif. Untuk PNS eselon II sebesar Rp 7 juta, sedangkan untuk golongan di bawahnya rata-rata kisaran Rp 1,7 juta.

Kegelisahan PNS di lingkup Pemkab Kotabaru berjumlah lebih kurang 4.000, terancam tidak terbayarkan tunjangan daerah mereka. Kabar beredar di kalangan PNS, lantaran keuangan di kas daerah dikelola Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) kembali mengalami ke kosongan.

Baca: Reino Barack Disebut Lamar Syahrini, Cek Konsep Pernikahan Princes & Mantan Luna Maya Itu

Baca: Jadwal Penerimaan Honorer Ditetapkan Kemenpan RB, Beda dengan CPNS 2018, Cek Syaratnya

Baca: Penjelasan Kapolri Tito Karnavian Soal Cara Kerja Satgas untuk Mafia Pengaturan Skor di Indonesia

Baca: 3 Hajatan dan Pernikahan Unik Selama 2018, Satu di Antaranya di Kalsel Lho

Baca: Andi Soraya Menikah 4 Kali, Pernikahannya dengan Artis Ini Disebut Paling Awet

Ironis, gonjang ganjing di kalangan PNS terkait kekosongan uang kas daerah ini, kali kedua setelah beberapa bulan lalu sempat terjadi.

Salah seorang PNS, kepada banjarmasinpost.co.id mengaku, gelisah dan khawatir tunjangan daerah bulan Desember benar-benar tidak terbayarkan. Sementara waktu tersisa kurang dari dua minggu lagi.

Menurut dia, wajar keresahan dialami kalangan PNS, karena waktu normal seharusnya tunjangan daerah sudah diterima di antara sekitar tanggal 17an.

"Sekarang sudah tanggal berapa. Tinggal berapa hari lagi habis sudah bulan Desember. Bisa-bisa benar tidak bisa terbayarkan," katanya dengan nada cemas kepada banjarmasinpost.co.id.

Tidak mengetahui pasti permasalahan belum terbayarkan tunjangan daerah. Namun, tambah dia, kabar yang beredar di kalangan PNS, terlambatnya pembayaran hak PNS lantaran kas daerah kosong.

"Dua kali sudah kas daerah kosong. Hanya ini pernah dengan kas daerah sampai kosong," ucapnya.

Halaman
123
Penulis: Herliansyah
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved