Berita Hulu Sungai Tengah

Ratusan Botol Alkohol Tak Bertuan, Dimusnahkan Bersama Senjata Tajam dan Senpi Rakitan

Polres Hulu Sungai Tengah memusnahkan puluhan dos botol alkohol dengan total yang berisi 720 botol, Jumat (21/12/2018).

Ratusan Botol Alkohol Tak Bertuan, Dimusnahkan Bersama Senjata Tajam dan Senpi Rakitan
Banjarmasinpost.co.id/Hanani
Kapolres HST bersama unsure pimpinan forum komunikasi pimpinan daerah, melaksanakan pemusnahan barang temuan yang diduga digunakan untuk disalah gunakan, berupa 720 botol alkohol, senjata api rakitan serta senjata tajam, Jumat (21/12/2018) di halaman Mapolres HST. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Polres Hulu Sungai Tengah memusnahkan puluhan dos botol alkohol dengan total yang berisi 720 botol, Jumat (21/12/2018).

Pemusnahan dilakukan dengan menuangkan cairan alkhol ke dalam ember, selanjutnya di buang ke lokasi khusus.

Selain ratusan botol alkohol 70 persen tersebut, juga dilakukan pemusnahan puluhan bilah senjata tajam hasil operasi Sikat Murakata 2018.

Pemusnahan senjata tajam dengan cara memotong-motong menggunakan alat khusus pemotong benda tajam.

Kegiatan tersebut dilakukan Kapolres HST AKBP Sabana Atmojo, didampingi Kasatreskrim, Iptu Sandi, serta unsur forum komunikasi pimpinan daerah, terdiri unsur kejaksaan negeri Barabai, Kodim 1002 Barabai, DPRD HST, Ketua PN Barabai serta dari Pemkab HST diwakili Sekda HST HM Tamzil.

Baca: Ma’ruf Amin Klaim Bantu Jokowi Unggul di Jabar & Banten dari Prabowo-Sandiaga Jelang Pilpres 2019

Baca: Ramai Kabar Lamaran, Syahrini dan Reino Barack Posting Hal Serupa, Luna Maya Malah Pamer Ini

Kapolres menjelaskan, banrang yang ditemukan tersebut merupakan barang bukti hasil temuan saat razia, namun tak bertuan,a alias tersangkanya tidak ditemukan pada saat dilakukan penyitaan.

“Selain senjata tajam, ada satu pucuk senjata rakitan,” kata Sabana.

Baca: Cek Syarat Penerimaan CPNS 2018 Dari Tenaga Honorer Berdasarkan Aturan KemenPAN RB

Sedangkan untuk ratusan botol alkohol, ditemukan saat razia di warung-warung. Alkohol tersebut diperjualbelikan untuk disalahgunakan.

Bahan alkohol tersebut, biasanya dicampur dengan minuman energy, hingga menjadi mabuk.

“Saat razia, tidak ada pemiliknya, sehingga dianggap barang temuan,” kata Kasatreskrim Polres HST IPtu Sandi menambahkan.

Disebutkan, untuk senjata tajam, ada delapan buah, satu di antaranya jenis keris lengkap dengan kumpangnya. Sedangkan satu senjata api rakitan, saat ditemukan juga tak ada pemiliknya.

Baca: Ratna Listy Berubah Profesi Jadi Ahli Spiritual Ingin Merukiyah Billy Syahputra Karena Hilda Vitria

Pemusnahan barang bukti juga disaksikan anak-anak pramuka yang terdiri pelajar berbagai sekolah di HST. Sekda HST HA Tamzil menyampaikan apresiasi atas kerja keras pihak kepolisian, dalam rangka pemberantasan penyakit masyarakat di HST.

Khususnya untuk kasus senjata tajam, yang berpotensi membuat pembawa senjata tersebut melakukan tindak pidana, baik penganiayaan, maupun pembunuhan.

Usai pemusnahan barang temuan, Polres HST melaksanakan gelar pasukan dalam rangka operasi kepolisian terpusat Lilin Intan 2018. Upacara gelar pasukan dipimpin Kapolres HST, juga diikuti anggota TNI, serta Pramuka dan unsure lainnya. (banjarmasinpos.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved