Mata Najwa

Respons Firman Utina Atas Tuduhan Pengaturan Skor Timnas Indonesia Vs Malaysia di Piala AFF 2010

Respons Firman Utina Atas Tuduhan Pengaturan Skor Timnas Indonesia Vs Malaysia di Piala AFF 2010

Respons Firman Utina Atas Tuduhan Pengaturan Skor Timnas Indonesia Vs Malaysia di Piala AFF 2010
SUCI RAHAYU/JUARA.NET
Gelandang Sriwijaya FC, Firman Utina, saat berbicara kepada media usai laga melawan Persela Lamongan dalam laga pekan ke-28 Torabika Soccer Championship 2016 di Stadion Surajaya Lamongan, Jawa Timur (11/11/2016). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Kapten timnas Indonesia di Piala AFF 2010, Firman Utina, membantah bahwa kegagalan timnya meraih gelar juara di ajang tersebut karena faktor match fixing atau pengaturan skor seperti yang diungkap di Mata Najwa, Trans7.

Menurut Firman Utina, timnas Indonesia kalah dari Malaysia karena faktor terlalu percaya diri bukan pengaturan skor.

Isu match fixing terjadi karena pada pertemuan pertama. Tim asuhan Alfred Riedl itu secara mengejutkan kalah 0-3 dari Malaysia di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia.

Padahal secara hitung-hitungan, timnas Indonesia berpeluang besar meraih gelar juara di ajang bergengsi se-Asia Tenggara tersebut.

Baca: Maia Estianty dan Dul Jaelani ke Indonesia, Ada yang Asyik di Klub Malam Bareng Pacar Al atau El?

Baca: Bantah Mbah Mijan, Jodoh Syahrini Bukan Reino Barack Kata Peramal Tarot Beby Djenar, Luna Maya?

Baca: Respons Ibunda Cinta Laura Saat Anaknya Diminta Wakili Indonesia ke Miss Universe 2019

Baca: Ini yang Dilakukan Via Vallen Lepas Stres Usai Jalani Pemeriksaan Kasus Kosmetik Ilegal Derma Skin

Baca: Ingat 7 Adab Kepada Orangtua Dalam Islam di Peringatan Hari Ibu Esok, 22 Desember

Timnas Indonesia harus mengubur impian meraih gelar juara Piala AFF 2010 setelah kalah agregat 2-4 dari Malaysia dalam dua pertandingan.

Pasalnya, pada babak penyisihan grup, timnas Indonesia kala itu menang telak 5-1 melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat.

“Kami ini termasuk orang-orang yang patah hati waktu itu karena sudah di atas kertas akan meraih gelar juara di ajang tersebut tapi ternyata gagal,” kata Firman Utina di kawasan Sabang, Jakarta Pusat, Kamis (20/12/2018).


Menurut Firman Utina, banyak kendala yang terjadi kepada timnas Indonesia jelang laga melawan Malaysia termasuk dirinya.

Pemain berposisi gelandang itu mengaku pada semifinal leg kedua melawan Filipina seharusnya ia tidak bermain karena harus operasi untuk memulihkan cedera pada bagian lututnya.

Ia sempat disuntik sebelum pertandingan dan akhirnya dipercaya untuk tampil melawan Filipina.

“Akhirnya saya bisa bermain sampai Piala AFF 2010 selesai dengan segala pengorbanan saya termasuk cedera itu,” kata Firman Utina.

“Jadi kalau dibilang kami terkena match fixing, saya orang yang paling kecewa,” kata mantan pemain Persija Jakarta tersebut.

Lebih lanjut pria berusia 38 tahun itu sangat mendorong pihak kepolisian untuk mendalami kasus dugaan match fixing yang datang ke timnas Indonesia di Piala AFF 2010.

Ia juga mengakui bahwa timnas Indonesia secara fakta memang gagal di ajang tersebut.

“Kami mendorong pihak kepolisian bersikap adil terhadap kasus ini yang melibatkan pesepak bola Indonesia. Kami memang gagal tapi kami bukan pecundang dan pengkhianat,” kata Firman Utina.

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Firman Utina Sebut Kegagalan Timnas Indonesia di Piala AFF 2010 Bukan karena Pengaturan Skor,

Editor: Restudia
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved