Breaking News:

Jalan Gubeng Ambles

Naik ke Tingkat Penyidikan, Kasus Amblesnya Jalan Raya Gubeng Sudah Ada Tersangkanya

Naik ke Tingkat Penyidikan, Kasus Amblesnya Jalan Raya Gubeng Sudah Ada Tersangkanya

Editor: Didik Triomarsidi
(KOMPAS.com/ DISHUB SURABAYA)
Sebagian badan jalan di Gubeng, Surabaya, mendadak ambles pada Selasa (18/12/2018) malam. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, SURABAYA - Kepolisian Daerah jawa Timur terus mempercepat penanganan kasus amblesnya Jalan Raya Gubeng Surabaya yang terjadi pada Selasa (18/12/2018) lalu.

Setelah melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi, status kasus  Jalan Raya Gubeng Ambles tersebut naik ke tingkat penyidikan.

Saksi-saksi yang turut diperiksa adalah pihak kontraktor proyek basemen RS Siloam, yakni PT Nusa Konstruksi Enjiniring, dua saksi ahli Geologi dan konstruksi.

Baca: Ucapan Hari Ibu 2018 Berbahasa Inggris Lengkap dengan Artinya, Ayo Update Status untuk Ibu Tercinta!

Kabid Humas Polda Jatim Frans Barung Mangera, Jumat (21/12/2018), mengatakan, hasil bukti permulaan ditemukan adanya unsur pidana.

"Kami pastikan ada (unsur) pidana (terpenuhi). Tim investigasi sudah menaikkan status kasus (Jalan Raya Gubeng) dari penyelidikan ke penyidikan," terang Barung.

"Kami pastikan ada tersangkanya," ujar dia.

Baca: Hari Ibu 2018 - Sejarah Cikal Bakal Hari Ibu, Melawan Penjajahan dan Dijadikan Pemuas Nafsu

Namun, siapa dan dari pihak mana tersangka tersebut, menurut Barung, akan disampaikan langsung nanti oleh Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan.

Barung menjelaskan, dalam menangani perkara tersebut, ada dua pasal yang diterapkan penyidik, yakni Pasal 192 dan 194 Kitab Undang-undang Hukum Pidana.

Dua pasal tersebut menjelaskan bahwa perbuatan individu atau kelompok yang dengan sengaja menyebabkan kerusakan bangunan lalu lintas umum serta membahayakan, dapat ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Baca: Tamara Bleszynski Rayakan Ultah Bungsunya Sekalian Hari Ibu 2018, 6 Kata Mutiara Peringatan Hari Ibu

Sebagaimana diketahui, Jalan Raya Gubeng Surabaya mendadak ambles pada Selasa (18/12/ 2018) sekitar pukul 21.40 WIB. Seluruh badan jalan tertarik ke dalam hingga menimbulkan lubang besar sedalam 20 meter.

Sementara itu, pada Kamis (20/12/2018), Pemerintah Kota Surabaya dan tim gabungan terus melakukan kegiatan guna proses pemulihan jalan yang ambles.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menargetkan, proses perbaikan atau recovery bisa kelar selama satu minggu.

Setiap harinya, terdapat 400 dump truck yang mengangkut pasir dan batu untuk proses pengurukan dan penimbunan jalan yang ambles.

Hai Guys! Berita ini ada juga di KOMPAS.com

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved