Berita Tapin

Penangkaran Walet Marak di Tapin, Adakah Perdanya? Ini Penjelasannya

Penangkaran sarang burung walet di Kabupaten Tapin cukup marak, tersebar di seluruh kecamatan di Tapin

Penangkaran Walet Marak di Tapin, Adakah Perdanya? Ini Penjelasannya
Banjarmasinpost.co.id/ibrahim ashabirin
Penangkaran sarang burung walet di Kabupaten Tapin cukup marak, tersebar di seluruh kecamatan di Tapin. 

BANJARMASINPOST.COID. RANTAU - Penangkaran sarang burung walet di Kabupaten Tapin cukup marak, tersebar di seluruh kecamatan di Tapin, baik di daerah gunung maupun daerah pesisir Tapin.

Penangkaran sarang burung walet itu dalam bentuk bangunan segi empat bertingkat, ada yang berbahan beton, ada juga bahan kayu.

Pantauan BPost online, Sabtu (21/12/2018) di Kecamatan Tapin Utara, cukup banyak, jumlahnya puluhan buah. Beberapa waktu lalu BPost online juga memantau penangkaran sarang burung dari sisi jalan di Kecamatan Candi Laras Selatan (CLS) jumlahnya sekitar 20 buah.

Baca: Ucapan Hari Ibu 2018 Berbahasa Inggris Lengkap dengan Artinya, Ayo Update Status untuk Ibu Tercinta!

Anggota DPRD Tapin, H Ikhwanudin mengatakan Tapin sedang menggodok peraturan daerah (perda) sarang burung walet, bahkan perda itu sudah masuk prolegda (program legislatif daerah).

Baca: 7 Fakta 2 Lelaki Bugil Saling Pelukan di Dalam Mobil, Terjadi di Pasar dan Tercium Bau Menyengat

Karena sudah masuk prolegda, maka tahun depan akan dibahas, kemungkinan paling cepat tiga bulan rampung perda tersebut, jelas H Ikhwanudin Husin kepada BPost online.

Salah satu pemilik penangkaran sarang burung walet di Tapin, Hadi mengatakan sudah satu satu tahun ini penangkaran sarang burung waletnya panen. Setiap panen sebanyak 2 kilogram. Masa panen sekitar 40 hari. (banjarmasinpost/ibrahim ashabirin)

Penulis: Ibrahim Ashabirin
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved