Berita Kabupaten Banjar

Polwan Berpangkat Perwira ini Sempat Cemas, Musibah di Banten Menimpa Keluarganya

Musibah yang terjadi di Pantai Cerita Kabupaten Pandeglang Banten, kini menyita perhatian bagi banyak orang.

Polwan Berpangkat Perwira ini Sempat Cemas, Musibah di Banten Menimpa Keluarganya
banjarmasinpost.co.id/ghanie
Kasat Binmas Polres Banjar, AKP Amalia Afifi saat menyerahkan buku Nette Boy pada gelaran Police Expo 2017 lalu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Musibah yang terjadi di Pantai Cerita Kabupaten Pandeglang Banten, kini menyita perhatian bagi banyak orang.

Tidak hanya di tanah Banten dan Lampung Selatan terdampak saja, melainkan rasa prihatin juga tersemat kepada seorang Polwan berpangkat perwira yang kini bertugas di Polres Banjar.

Dia yakni AKP Amalia Afifi, perantauan asal Kota Pandeglang yang kini sudah belasan tahun tinggal di Kalsel.

Kepada banjarmasinpost.co.id, Amalia pun mengaku sempat kaget setelah mendengar berita atas musibah yang menimpa kampung halamannya.

Tepatnya berlokasi di Pantai Carita Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten, ia mengaku sempat khawatir musibah tersebut juga menimpa sanak, kerabat atau keluarganya.

Baca: Tangis Ifan Seventeen Terombang Ambing di Laut Temukan Jenazah Bassis, Manajer di Tsunami Banten

Baca: Beredar Video Aktivitas Gunung Anak Krakatau Penyebab Tsunami Banten yang Sapu Band Seventeen

Baca: Gitaris dan Drummer Band Seventeen Masih Dalam Pencarian, Ini Kronologi Tsunami Banten Versi BMKG

Baca: Postingan Terakhir Bani Seventeen Sebelum Tewas Diterjang Tsunami Banten, Firasat Kematian?

Baca: Video Band Seventeen Disapu Ombak Tsunami Banten Beredar, Teriak Ifan Seventeen Terdengar

Baca: Bassist Band Seventeen Dinyatakan Meninggal Dunia di Tsunami Banten, Ade Dora Kabari Kepergian Istri

"Iya tadi sempat terkejut. Dan saya langsung telepon keluarga di sana, Alhamdulillah tidak ada yang menjadi korban," jelasnya.

Amalia mengaku meski jarak kampung halaman dan lokasi terdampak bencana alam Rob Air Laut, Pantai Carita Anyar tersebut masih jauh, rasa was-was dan duka mendalam tetap tersemat di hatinya.
Amalia juga mengirimkan ungkapan berduka cita terhadap para korban yang terkena gelombang tinggi tersebut.

"Sebetulnya jarak rumah saya dengan lokasi terdampak, seperti dari sini ke Pantai Takisung Pelaihari. Selain itu, wilayah saya juga termasuk dataran tinggi, berbeda dengan di Pantai Carita," terang warga Martapura itu.

"Tapi tentu rasa duka juga terkirim kepada para korban di sana. Karena bagaimana pun, musibah ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban," ungkapnya.

(banjarmasinpost.co.id /Ahmad Rizki Abdul Gani)

Penulis: Ahmad Rizky Abdul Gani
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved