Tsunami Terjang Pantai Anyer

Tak Hanya Seveteen, Grup Band Jamrud Juga Kena Musibah Tsunami Banten, Begini Kondisi Vokalisnya

Sebelumnya, rumah orangtua Krisyanto yang berlokasi di Pandeglang nyaris terkena hantaman gelombang tsunami, Sabtu (22/12/2018). Saat itu, Krisyanto.

Tak Hanya Seveteen, Grup Band Jamrud Juga Kena Musibah Tsunami Banten, Begini Kondisi Vokalisnya
KOMPAS.com/RENI SUSANTI
Band rock Jamrud dan sejumlah grup lain menjadi salah satu penampil dalam acara MAXcited, yang diadakan di Bandung pada 21 dan 22 Oktober 2017. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Manajer Band Jamrud, Muhammad Ramdani, mengungkapkan bahwa vokalis grup bandnya, Krisyanto, dalam kondisi baik pasca tsunami Banten.

Sebelumnya, rumah orangtua Krisyanto yang berlokasi di Pandeglang nyaris terkena hantaman gelombang tsunami, Sabtu (22/12/2018). Saat itu, Krisyanto berada di sana.

"Enggak (terkena tsunami), aman. Dia udah pulang," kata Ramdani atau Dani saat dihubungi via telepon, Minggu (23/12/2018).

Ia juga membenarkan mengenai broadcast pesan WhatsApp atas nama Krisyanto yang mengaku mengungsi ke dataran tinggi saat gelombang tsunami menerjang.

Baca: UPDATE TSUNAMI - Data Terbaru BNPB: Tsunami di Banten, 222 Meninggal & 843 Luka-luka

Sebab, daerah dekat rumah orangtuanya terkena terjangan tsunami.

"Cuma (depan) rumah orangtuanya kena (tsunami) dikit. Di Pandeglang di rumah orangtuanya. Iya (Krisyanto di rumah orangtuanya saat kejadian)," kata Dani.

"(Rumahnya) di depan Hotel Lipo apa Mutiara gitu, kalau enggak salah. Cuma kalau hotel itu rusak kalau enggak salah," tambahnya.

Saat ini, Krisyanto dalam perjalanan pulang ke rumahnya di Cibubur, Jakarta Timur.

Baca: UPDATE TSUNAMI - Video Saat Tsunami 4 Meter Hantam PPI Bom Pesisir Lampung , Warga Berlarian

"Sudah pulang, barusan lagi di tol pas aku telepon. Balik ke Cibubur. Aman, alhamdulillah," ujar Dani.

Sebelumnya gelombang tinggi menerjang pesisir Serang dan menyebabkan sejumlah kerusakan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan bahwa gelombang itu merupakan tsunami.

BMKG menyampaikan kesimpulan tersebut setelah mendapatkan data dari 4 stasiun pengamatan pasang surut di sekitar Selat Sunda pada waktu kejadian tsunami, yaitu pukul 21.27 WIB.

Baca: Jadwal & Live Streaming JTV PSBL Langsa vs Aceh United di Babak 64 besar Piala Indonesia

Hasil pengamatan menunjukkan tinggi gelombang masing-masing 0.9 meter di Serang pada pukul 21.27 WIB, 0,35 meter di Banten pada pukul 21.33 WIB, 0,36 meter di Kota Agung pada pukul 21.35 WIB, dan 0,28 meter pada pukul 21.53 WIB di Pelabuhan Panjang.

Hai Guys! Berita ini ada juga di KOMPAS.com

Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved