Tsunami Terjang Pantai Anyer

Update Tsunami, Tim Polo Air Kepolisian Selamatkani 29 Korban Tsunami di Perairan Selat Sunda

Tim evakuasi yang merupakan tim polo air kepolisian berhasil menyelamatkan 29 korban yang masih hidup pasca- tsunami Selat Sunda

Update Tsunami, Tim Polo Air Kepolisian Selamatkani 29 Korban Tsunami di Perairan Selat Sunda
Tribunlampung/Dedi
Warga Pulau Sebesi mengungsi pascatsunami di Selat Sunda yang juga menerjang pesisir selatan Lampung. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Ratusan orang meninggal akibat bencana tsunami Selat Sunda, Sabtu (22/12/2018), bahkan masih banyak korban yang belum ditemukan. Tim evakuasi yang merupakan tim polo air kepolisian berhasil menyelamatkan 29 korban yang masih hidup pasca- tsunami Selat Sunda yang terjadi pada Sabtu (22/12/2018) malam.

Dari 29 orang itu, 28 di antaranya mengalami luka ringan dan 1 orang mengalami luka berat.

"Hari ini dari tim polo air sudah evakuasi korban yang ada di wilayah perairan. Ada 29 orang yang berhasil diselematkan," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Humas Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta, Senin (24/12/2018).

Baca: 35 Kumpulan Ucapan Natal 2018 Untuk Sahabat Terdekat Pas Untuk Whatsapp Facebook Twitter Instagram

Dedi menyebutkan, 29 orang tersebut terdiri dari 26 berjenis kelamin laki-laki dan 3 perempuan. 

"Mereka ditemukan oleh tim di wilayah perairan selat Lampung dan Banten. Sekarang kami masih bekerja terus, menyisir di pinggiran dan tengah laut," lanjut Dedi.

Baca: Artis Ini Ungkap Kebenaran Kabar Istri Ifan Seventeen Ditemukan Usai Tsunami Banten oleh Mulan

Baca: UPDATE TSUNAMI - Melaut di Dekat Gunung Anak Krakatau, 12 Nelayan Hilang Kontak

Baca: Skenario Terkuat Penyebab dan Kronologi Tsunami Selat Sunda Terungkap, Ini Penjelasannya

Dedi mengatakan, tim polo air kepolisian kini telah mengerahkan lima kapal yang bekerja sama dengan Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI.

"Bersama Bakamla kami juga menyisir wilayah Selat Sunda," kata Dedi.

Sebelumnya, kepolisian juga sudah mengerahkan 1.500 personel dan 303 personil Brimob yang memiliki kualifikasi dalam kemampuan pencarian dan penyelamatan.

Adapun hingga Senin (24/12/2018) pukul 07.00 WIB, berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), tsunami di Selat Sunda telah mengakibatkan 281 orang meninggal dunia, 1.016 orang luka-luka, 57 orang hilang dan 11.687 orang mengungsi.

Kerusakan fisik meliputi 611 unit rumah rusak, 69 unit hotel-vila rusak, 60 warung-toko rusak, dan 420 perahu-kapal rusak.

Korban dan kerusakan ini terdapat di 5 kabupaten terdampak yang terletak Provinsi Banten dan Lampung yang berdekatan dengan pesisir Selat Sunda, yaitu Pandeglang, Serang, Lampung Selatan, Tanggamus, dan Pesawaran.

(Penulis : Christoforus Ristianto/Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tim Polo Air Kepolisian Selamatkan 29 Korban Tsunami di Perairan Selat Sunda"


Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved