Berita Banjarmasin

Penukaran Dolar Singapura dan Ringgit Malaysia Meningkat Bulan Desember di Banjarmasin

Penukaran Dolar Singapura dan Ringgit Malaysia Meningkat Bulan Desember di Banjarmasin

Penukaran Dolar Singapura dan Ringgit Malaysia Meningkat Bulan Desember di Banjarmasin
banjarmasin post group/ achmad maudhody
Petugas teller di PT Riyal Valasindo layani penukaran uang Dolar Singapura 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Memasuki musim liburan akhir tahun, makin banyak masyarakat Banjarmasin yang tukarkan uang Rupiahnya dengan mata uang asing.

Sejak pagi para petugas di lokasi penukaran uang resmi di Banjarmasin, PT Riyal Valasindo jalan Soetoyo S sudah disibukkan transaksi jual beli mata uang asing, Jumat (28/12/2018).

Mesin-mesin penghitung uang otomatis hampir tak berhenti menghitung lembaran berbagai mata uang dari para nasabah yang menukarkan uangnya.

Manajer PT Riyal Valasindo, Rini menjelaskan sepanjang Bulan Desember 2018 ada peningkatan intensitas transaksi penukaran uang asing di PT Riyal Valasindo.

Baca: Link Pengumuman Kelulusan BKN CPNS 2018 via sscn.bkn.go.id, Cek juga Penetapan Nomor Induk Pegawai

Baca: Hotman Paris Banting Sepatu Dengar Pengakuan Kriss Hatta Soal Kekasih Billy Syahputra, Hilda Vitria

Baca: Hampir Mirip CPNS 2018, Ini Jadwal & Syarat Penerimaan Pegawai Kontrak P3K Tak Via sscn.bkn.go.id

Baca: Perasaan Syahrini dan Reino Barack Diungkap Sosok Ini Usai Kabar Lamaran & Liburan ke Jepang

Baca: Suara Dentuman Keras dan Aroma Belerang di Gunung Anak Krakatau Saat Ini, Awan Hitam 2.500 Meter

Paling banyak, masyarakat membeli mata uang Dolar Singapura dan Ringgit Malaysia yang transaksinya meningkat lebih dari 30 persen dibanding bulan sebelumnya.

Setiap hari hampir sepanjang Bulan Desember, rata-rata penukaran uang Dolar Singapura dan Ringgit Malaysia masing-masing mencapai SGD 2.000 hingga SGD 2.500 dan MYR 3.000 hingga MYR 3.500.

PT Riyal Valasindo tetapkan kurs Dolar Singapura Rp 10.750 untuk pembelian dan Rp 10.500 untuk transaksi penjualan, Jumat (28/12/2018).

Sedangkan untuk Ringgit Malaysia dipatok Rp 3.650 untuk pembelian dan Rp 3.400 untuk transaksi penjualan.

Menurut Rini, peningkatan intensitas transaksi penukaran dua jenis mata uang asing ini didorong meningkatnya kegiatan wisata masyarakat di Banjarmasin ke destinasi dua negara tetangga tersebut.

"Karena dekat mungkin ya jadi banyak yang bawa uang Ringgit dan Dolar Singapur. Setiap Bulan Desember memang begitu biasanya," kata Rini.

Penukaran uang untuk dua jenis mata uang asing ini pun beragam dari jenis nominal pecahannya mulai yang kecil hingga besar.

Baca: Penyesalan Dian Pramana Poetra Beberapa Hari Sebelum Kematiannya, Ungkap Pola Hidup Buruk

Erma salah satu nasabah yang menukarkan Rupiahnya ke Dolar Singapura mengaku gunakan Dolar Singapura sebagai persiapan liburan ke Singapura.

Erma membeli SGD 300 dengan beragam pecahan mulai SGD 2, SGD 5 dan SGD 10 dengan nilai Rp 3.225.000.

"Untuk keperluan pas datang disana jadi tidak repot pas sampai di airport, tapi kalau kurang nanti biasanya menukarkan setelah tiba disana," kata Erma.

Selain Dolar Singapura dan Ringgit Malaysia, PT Valasindo tetap banyak melayani penukaran mata uang Riyal untuk keperluan masyarakat berumrah ke Tanah Suci.

Sepanjang musim Umrah tahun ini sejak Bulan Oktober 2018, penukaran uang Riyal tidak pernah sepi karena banyaknya jumlah jemaah umrah di Kalimantan Selatan (Kalsel). (banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved