Tsunami Terjang Pantai Anyer

Perkembangan Terkini Gunung Anak Krakatau, Debu Vulkanik 12 Km, Bisa Tsunami Selat Sunda Lagi?

perkembangan terkini Gunung Anak Krakatau. Debu vulkanik yang sebarannya sampai 12 Km. Bisa berakibat tsunami Selat Sunda lagi?

BANJARMASINPOST.CO.ID - Ini perkembangan terkini aktivitas Gunung Anak Krakatau. Debu vulkanik yang sebarannya sampai 12 kilometer (Km). Bisa berakibat tsunami Banten dan Tsunami Lampung lagi?

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terus memantau perkembangan terkini dan kondisi cuaca dan sebaran debu vulkanik Gunung Anak Krakatau, Kamis (28/12/2018) malam.

Nah, bagaimana perkembangan terkini Gunung Anak Krakatau. Debu vulkanik yang sebarannya sampai 12 Km. Bisa berakibat tsunami Selat Sunda lagi?

Lewat akun Twitter-nya, BMKG menginformasikan, adanya pola sebaran debu vulkanik Gunung Anak Krakatau dengan arah pergerakan menuju Barat Daya-Barat, pukul 22.00 WIB.

Baca: VIDEO Penampakan Langit di Panggung Seventeen Sebelum Tsunami Banten & Lampung (Tsunami Selat Sunda)

Baca: Sang Kuncen Ungkap Fenomena Alam Sebelum Erupsi Gunung Anak Krakatau, Simak Penjelasannya

Baca: 8 Tanda Sebelum Terjadinya Tsunami, Adakah Saat Tsunami Banten & Lampung atau Tsunami Selat Sunda?

Baca: Keterangan Resmi BMKG Soal Gempa & Tsunami di Indonesia pada Tahun Baru 2019 Usai Tsunami Banten

Baca: Motif Pelaku Pembakaran Alquran di Langkat Terungkat, Pembakar Sudah Ditangkap Polisi

Baca: Perlakuan Luna Maya ke Syahrini yang Dikabarkan Bakal Nikahi Reino Barack, Lihat Instagram Incess!

Sementara itu, sebaran debu vulkanik Gunung Anak Krakatau mencapai ketinggian lebih dari 12 Km.

Lebih lanjut dijelaskan BMKG, dalam peta sebaran debu vulkanik Gunung Anak Krakatau, terlihat warna ungu yang dilingkari garis kuning adalah debu vulkanik yang terlihat oleh citra satelit.

Oleh karena itu, BMKG meminta agar masyarakat selalu menggunakan masker dan kacamata jika hendak keluar rumah.

Sebelumnya diberitakan, abu Gunung Anak Krakatau dilaporkan sudah sampai ke Kota Cilegon, Banten, Rabu (26/12/2018) sore.

Baca: Fenomena Aneh Muncul di Selat Sunda Saat Tsunami Banten dan Tsunami Lampung, Ini Kata Ahli

Baca: Beda Ramalan Soal Syahrini dan Reino Barack dari Mbak You, Mbah Mijan, Mama Ella & Baby Djenar

Baca: Sosok Rifai Pamone Jurnalis Metro TV yang Meninggal Karena Sakit Diungkap, Robert : Gak Baper

Baca: Deretan Ide Resolusi Tahun Baru 2019 Agar Lebih Baik, Mulai Hobi, Pola Makan Hingga Bisnis

Dikutip dari Kompas.com, turunnya abu vulkanik membuat masyarakat Cilegon khawatir dengan status Gunung Anak Krakatau yang terus-menerus erupsi.

Ketua Tim Tanggap Darurat Erupsi Gunung Anak Krakatau, Kushendratno meminta masyarakat tenang.

Halaman
1234
Editor: Murhan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved