Sikap Resmi Edy Rahmayadi Soal Anggota Exco PSSI yang Ditangkap karena Kasus Pengaturan Skor

Ini sikap resmi Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi soal penangkapan salah satu anggota Exco, Johar Lin Eng, terkait kasus pengaturan skor.

Sikap Resmi Edy Rahmayadi Soal Anggota Exco PSSI yang Ditangkap karena Kasus Pengaturan Skor
BOLASPORT.COM
Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi pada acara kerja sama PSSI-BRI, Rabu (1/8/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Ini sikap resmi Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi soal penangkapan salah satu anggota Exco, Johar Lin Eng, terkait kasus pengaturan skor.

Edy Rahmadayui menyampaikan tanggapan atas penangkapan salah satu anggota Exco, Johar Lin Eng, terkait kasus pengaturan skor.

Melalui keterangan tertulisnya, Edy Rahmayadi mengatakan sikap PSSI yang menghormati dan mengikuti proses hukum soal anggota Exco PSSI karena kasus pengaturan skor.

Edy mengaku ikut apa yang dilakukan Kepolisian Republik Indonesia terkait pemeriksaan Johar.

Baca: Daftar Link Instansi yang Sudah Umumkan Hasil Akhir Tes CPNS 2018, Cek Juga sscn.bkn.go.id

Baca: Ramalan Shio 2019 - Cek Shio yang Beruntung di Tahun Babi Tanah Jelang Tahun Baru 2019

Baca: Johar Lin, Mbah Pri, Mbah Putih & Tika Dibekuk Satgas Mafia Bola, Mungkinkan Sosok Ini Berikutnya?

Baca: Libur Kompetisi, Pemain Belakang Barito Putera Ini Kerjakan PR

Edy menyebut hal ini sebagai upaya komitmen PSSI terkait penyelesaikan masalah penyuapan, pengaturan skor, match fixing, dan lain-lain.

"PSSI akan selalu berkoordinasi dengan Kepolisian Republik Indonesia terkait masalah ini. Kami mendukung dan tetap berkomitmen untuk menyelesaikan masalah match fixing ataupun match manipulation. Kami akan ikuti semua proses hukumnya," kata Edy dikutip dari laman PSSI, Kamis (27/12/2018).

"Terkait status pak Johar, kami menyerahkan penuh pemeriksaan kepada kepolisian. PSSI juga menghargai proses pemeriksaan yang dilakukan Komite Disiplin terkait semua kasus pengaturan skor dan lain-lain," tambahnya.

Hingga saat ini, Edy menyatakan PSSI akan terus memerangi match fixing atau match manipulation. Hal ini demi tercipta kompetisi yang sehat dan muaranya ke tim nasional Indonesia.

PSSI pun berharap semua pihak dapat bekerja sama untuk memberantas praktek-praktek pengaturan skor.

Selain itu, PSSI juga tengah menyiapkan tim Ad Hoc sinergi integritas. Komite ini dibentuk untuk tugas khusus dan dalam periode yang khusus.

Dwi Irianto alias Mbah Putih saat ditangkap tim Satgas Antimafia Bola di Yogyakarta, Jumat (28/12/2018).
Dwi Irianto alias Mbah Putih saat ditangkap tim Satgas Antimafia Bola di Yogyakarta, Jumat (28/12/2018). (DOK. SATGAS ANTIMAFIA BOLA)
Halaman
1234
Editor: Murhan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved