Berita Kalteng

Truk Pengangkut Kayu Rusak Jalan Pinggiran Kotim, Gubernur Kalteng Turun Lapangan

Jalan penghubung di sejumlah kecamatan di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah dikabarkan rusak akibat banyaknya truk pengangkut kayu balok

Truk Pengangkut Kayu Rusak Jalan Pinggiran Kotim, Gubernur Kalteng Turun Lapangan
Istimewa
Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran (bertopi baju kaos oblong) saat memantau lapangan lokasi jalan rusak. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, SAMPIT - Jalan penghubung di sejumlah kecamatan di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, khususnya di Parenggean, Antang Kalang hingga Tumbang Sangai yang dikerjakan secara multiyears, dikabarkan rusak akibat banyaknya truk pengangkut kayu balok/mekanis yang melaluinya.

Jalan penghubung antar kecamatan Parenggean, Kotim tersebut perbaikkannya menggunakan dana APBN dengan program multiyears sejauh 110 kilometer yang diperbaiki tahun ini, menggunakan dana APBN sebesar Rp150 miliar.

Namun sayangnya, jalan yang diperbaiki secara bertahap menggunakan anggaran APBN secara multiyears tersebut, kondisinnya mengalami kerusakan akibat , banyaknya truk pengangkut kayu di atas tonase yang lalulalang menggunakan jalan tersebut.

Baca: Daftar Uang Rupiah yang Tak Berlaku Lagi Mulai 2019, Tukar Segera Pakai Cara Ini!

Baca: Kisah Nelayan yang Selamat dari Terjangan Gelombang Tsunami, Terdampar di Pulau dengan Cara ini

Baca: Fenomena Aneh Muncul di Selat Sunda Saat Tsunami Banten dan Tsunami Lampung, Ini Kata Ahli

"Jalan penghubung Parenggean ( Kecamatan Parenggean) , Tumbang Sangai ( Kecamatan Telaga Antang), dan Antang Kalang ( Kecamatan Tumbang Kalang), selama ini banyak dilalui truk pengangkut kayu serta truk hasil perkebunan, ini yang merusak jalan," ujar H Abdul Hadi, warga Kotim, Jumat (29/12/2018).

Kabar kerusakan jalan di daerah pinggiran Kotim inipun sampai ke Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran yang kemudian melakukan pemantauan langsung ke dilapangan untuk memantau secara langsung lokasi pembangunan jalan multiyears tersebut.

Dia mengatakan, datang ke lokasi untuk memantau secara langsung kabar maraknya truk pengangkut kayu serta kebun lewat jalan tersebut."Jalan ini masih dalam tahap pembangunan, dengan dana Rp150 miliar, saya datang, untuk mengecek, kebetulan tidak ada truk kayu yang lewat, ini akan kami pantau terus," ujar Sugianto Sabran. (banjarmasinpost.co.id/ faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved