Berita Regional

Kisah Ibu Paruh Baya yang Beli Motor Secara Tunai dengan Pecahan Uang Rp 2.000, Hasil Menabung

Kisah Ibu Paruh Baya yang Beli Motor Secara Tunai dengan Pecahan Uang Rp 2.000, Hasil Menabung

Kisah Ibu Paruh Baya yang Beli Motor Secara Tunai dengan Pecahan Uang Rp 2.000, Hasil Menabung
(KOMPAS.com/ABDUL HAQ)
Dua karyawan salah satu dealer penjualan sepeda motor di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan tengah menghitung sekarung uang dalam pecahan dua ribu rupiah yang dibawah oleh salah seorang warga untuk membeli motor. Kamis, (27/12/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Seorang ibu paruh baya di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Muspina (48) menggegerkan salah satu diler motor setempat.

Saat datang, ibu paruh baya itu membawa sekarung uang pecahan Rp 2.000 untuk membeli motor.

Akibatnya, seluruh karyawan pun harus menghitung uang tersebut selama seharian.

Warga Kecamatan Kahu, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, ini mendatangi salah satu diler penjualan motor di Kecamatan Kahu pada Kamis (27/12/2018) dengan membawa satu karung uang pecahan Rp 2.000 hasil tabungannya selama bertahun-tahun, dengan maksud membeli sepeda motor yang telah lama ia impikan.

Baca: BKN Umumkan Hasil Tes CPNS 2018 di 6 Instansi, Cek Link Pengumumannya di Sini Tak Via sscn.bkn.go.id

Baca: Fenomena Ledakan Cahaya Biru di Langit Akhirnya Terungkap, Ternyata Berasal dari Benda Ini

Baca: Penjelasan Esteban Vizcarra Soal Isu Kepindahannya ke Persib Bandung Jelang Liga 1 2019

Baca: Peran Sindikat Pengaturan Skor di Liga 2 & Liga 3 Dibongkar Satgas Anti Mafia Bola, Mbah Putih?

Baca: BKN Umumkan Jadwal dan Lokasi Pemberkasan CPNS 2018 Usai Hasil Akhir tak via sscn.bkn.go.id

"Ini hasil tabungan yang selama ini saya kumpulkan karena sudah lama saya ingin punya sepeda motor," kata Muspina yang dikonfirmasi Kompas.com, Sabtu (29/12/2018).

Informasi yang dihimpun Kompas.com, uang sekarung tersebut ia bawa sendiri dan langsung diserahkan kepada karyawan untuk dihitung.

Seluruh karyawan pun dibuat kerepotan untuk menghitung uang yang dibawa Muspina. "Kemarin kita hampir seharian menghitung uangnya, dan ini kejadian yang pertama kali terjadi di sini.

Sebab biasanya pembeli yang datang ingin mencicil (angsur), ini dibayar tunai," Mardiana Mardin, salah seorang karyawan diler penjualan motor pada Sabtu (29/12/2018).

Uang pecahan Rp 2.000 dalam karung tersebut berjumlah Rp 10 juta. Sementara harga sepeda motor yang hendak dibeli Muspina senilai Rp 17 juta.

"Jumlah uang Rp 2.000 dalam karung berjumlah Rp 10 juta dan selebihnya dia (Muspina) bayar tunai dengan uang pecahan Rp 100.000 berjumlah Rp 7 juta," kata Mardiana kembali.

Dua karyawan salah satu dealer penjualan sepeda motor di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan tengah menghitung sekarung uang dalam pecahan dua ribu rupiah yang dibawah oleh salah seorang warga untuk membeli motor. Kamis, (27/12/2018).
Dua karyawan salah satu dealer penjualan sepeda motor di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan tengah menghitung sekarung uang dalam pecahan dua ribu rupiah yang dibawah oleh salah seorang warga untuk membeli motor. Kamis, (27/12/2018). ((KOMPAS.com/ABDUL HAQ))

Dengan hasil tabungan selama kurang lebih 10 tahun ini, Muspina kini telah memiliki sepeda motor Honda Beat yang telah lama ia impikan.

Sebenarnya, keinginan tersebut mampu ia capai jika sejak awal dirinya ingin mengangsur. Namun karena Muspina tak suka berutang, ia lebih memilih menabung.

"Kalau saya mau mencicil sudah lama saya punya motor, tetapi saya orangnya tidak mau terbebani dengan utang. Jadi saya menabung, lagian yang saya tabung hanya sisa membeli ikan kalau pulang dari pasar selama kurang lebih 10 tahun," kata Muspina.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tak Suka Mengutang, Ibu Ini Beli Motor dengan Sekarung Uang Pecahan Rp 2.000"

Editor: Rendy Nicko
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved