OTT KPK

Menteri PUPR Ungkapkan Pejabat yang Terjaring OTT KPK, Basuki: 'Ini Peristiwa Menyedihkan Hati'

Menteri PUPR Ungkapkan Pejabat yang Terjaring OTT KPK, Basuki sebut ini Peristiwa Menyedihkan Hati'

Menteri PUPR Ungkapkan Pejabat yang Terjaring OTT KPK, Basuki: 'Ini Peristiwa Menyedihkan Hati'
Kementerian PUPR/Kompas.com
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat mengecek kondisi pasca-tsunami yang melanda wilayah Pandeglang, Banten, Minggu (23/12/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Menteri PUPR Ungkapkan Pejabat yang Terjaring OTT KPK, Basuki sebut ini Peristiwa Menyedihkan Hati'

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengaku kaget, dan sedih atas tertangkapnya sejumlah pejabat di kementerian yang dipimpinnya dalam operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (28/12/2108).

"Pada hari ini, kami dikejutkan oleh peristiwa yang menyedihkan hati, dan mengagetkan kami. (Padahal), kami sudah diamanahi untuk melakukan pembangunan infrastruktur dengan sebaik-baiknya," ujar Basuki, di Kementerian PUPR, Jakarta, Jumat (21/12/2018) malam.

Basuki memberikan keterangan kepada media usai melakukan kunjungan kerja poyek penataan kawasan pariwisata di Kabupaten Magelang.

Baca: BREAKING NEWS: Pejabat Kementerian PUPR Dikabarkan Terjaring OTT, KPK Belum Berikan Keterangan

"Begitu mendapat informasi tersebut, saya tanya Pak Irjen (Inspektur Jenderal Kementerian PUPR Widiarto) begitu saya sampai di Bandara," ungkapnya.

Menurut Basuki, pihaknya baru mendapatkan informasi awal bahwa ada sejumlah pegawai Kementerian PUPR yang terkena OTT di proyek infrastruktur Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM).

Baca: OTT Kementerian PUPR, KPK Seret Pejabat dan Bawa Uang Rp 500 Juta dan 25.000 Dollar Singapura

Namun, siapa saja pegawai tersebut dan untuk proyek apa saja mereka bekerja, dia mengaku belum mengetahui secara pasti.

Untuk itu, Basuki menugaskan Irjen Kementerian PUPR Widiarto menemui KPK guna mendapatkan informasi lebih lanjut tentang kejelasan jumlah pegawai (pejabat) yang terlibat dan untuk proyek infrastruktur SPAM apa saja.

Baca: Tak Tanggung-tanggung, KPK Amankan 20 Orang saat OTT Kementerian PUPR

"Kami percaya KPK telah bekerja profesional sesuai dengan standar operational procedure (SOP)-nya, dengan ketelitian tinggi, dan telah mengamati pajang. Kami menunggu penjelasan dari KPK. Kami terbuka, dan akan bekerja sama," tegas Basuki.

Namun begitu, dia menduga bahwa yang terlibat OTT KPK adalah unsur pegawai (pejabat) yang berada di tataran pelaksana proyek yakni setingkat Satuan Kerja (Satker) ke bawah.

Baca: Gara-gara Proyek Ini, KPK Lakukan OTT Pejabat Kementerian PUPR, Uang dalam Kardus Diamankan

Halaman
123
Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved